JurnalOne.com, BANGKO – Para pelaku tambang ilegal mengunakan alat berat di Desa Pulau Baru, Kecamatan Batang Mesumai, Merangin, Jambi saat kian hari kian meraja lela, Senen (22/06/2026).
Dua hari lalu hanya empat alat berat teridentifikasi. Namun setelah itu ternyata belasan alat berat dari bermacam Merk dari macam pengusaha, beroperasi Sungai Tambuku tersebut.
Saat ini para pemburu itu sedang asik asiknya menghancur alam dan menjarah kandungan emas yang jelas sudah menjadi kekayaan milik negara dengan cara ilegal dan brutal.
Dari belasan alat tersebut, ada satu nama menarik perhatian media ini. Siapa dia? Nasution, seorang jenius juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, pada periode tahun 2021 hingga 2022.
Hasil pantauan media ini dari warga sekitar lokasi sebut saja GF (37) satu unit alat berat Merk Sany turut menambang emas diduga diketahui milik Nasution.
“Betul bang. Dari sekian banyak alat disini ada alat Nasution, mantan Kepala Disdik Kabupaten Merangin. Yang ngurus alat itu orang dari Pulau Baru,” ungkap GF saat memberikan informasi kemedia ini.
Selanjutnya kata GF, selain bermain Nasution juga dilaporkan menyiap lahan bagi pengusaha yang ingin membuka tambang menggunakan alat berat.
“Area tambang itu dekat dengan kebun sawit dio. Kebetulan lahan ini dio beli diwarga Desa Pulau Baru jugo cukup lebar, itulah yang dijadikan lokasi tambang,” tambah GF.
Sementara itu, Kepala Desa Pulau Baru Asmadi diminta keterangan terkait adanya alat milik Nasution bekerja tambang ilegal diera Desa dipimpinnya kemedia ini dia mengakui.
“Ya ado. Namun jangan kalau bisa jangan dinaikan dulu,” jawab Asmadi.
Namun sayangnya sampai berita ini diturunkan Nasution belum bisa diminta keterangan.Dikonfirmasi melalui sambungan telepon Whatsapp namornya tidak aktif. Begitu juga dengan pesan hanya terconteng satu.(*)
Reporter/Ir Syamil













