JurnalOne.com, BANGKO – Kekayaan alam Desa Beringin Sanggul, Kecamatan Tiang Pumpung, Merangin, Jambi, kian hari kian tergerus oleh pemburu emas ilegal dengan brutal mengunakan alat berat mer Zomlion milik Ap, dan Jarjani, Senen (07/09/20206).
“Hancur daerah kami dipantak alat berat Ap dan Jarjani buka tambang emas ilegal mengunakan alat berat bang. Habis dibuatnyo,”ungkap warga Desa setempat, sebut saja DN (45) kemedia ini.
Dampak aktivitas tambang ilegal milik Ap dan Jarjani tersebut saat ini air yang dulunnya jernih, kini sudah keruh kukap bercampur lumpur. Mereka yang senang dapat hasilnya masyarakat merasakan dampaknya
“Jangan maun mandi mencuci sudah gak bisa lagi. Airnya sudah seperti tanah, ditambah lagi musim kemarau sekarang,”terang DN.
Dalam kasus ini, DN meminta agar aparat kepolisian mengambil langkah langkah hukum terkait usaha tambang emas ilegal milik Ap dan Jarjani.
“Kita hanya meminta aparat penegak hukum melakukan penertiban aktivitas maraknya tambang ilegal di Beringin Sanggul.Termasuk menangkap pemilik alat berat yakni Ap dan Jarjani, mereka lah dalang keruhnya air. Kami butuh air bang. Sedangkan airnya keruh seperti susu,”jelas DN.
Sementara itu, Jarjani dioonfirmasi media ini awalnya menggelak. Tetapi setelah diselidiki akhirnya, dia membenarkan melakukan usaha tambang rmas ilegal bersama Ap.
“Saya tidak main bang, saya tidak main alat berat, apa lagi digunakan menambang emas. Dulu iya, sekatang tidak lagi,” elak Jarnani singkat.
Saat ditanya Jarjani, bahwa dia dikabarkan diduga pemasok minyak solar dan bekerjasama Ap dalam usaha itu. Jarnani mengatakan, dari mana dapat informasinya.
“Siapa yang bilang keabang jika kami main alat berat. Kalau minyak iya, kan bekerjasama dengan Ap, kalau soal aktivitas tambang ini bang kalau bisa jangan diberitakan bang,” akui Jarjani. (Redaksi).













