JurnalOne.com, BANGKO – Nama Tekun cukup familiar disantero Kabupaten Merangin, karena disebut mafia kelas kakap sebagai “Bos” tambang emas secara ilegal menggunakan alat berat, Rabu (01/06/2026).
Hal ini diketahui setelah tiga unit alat berat bermerk Zoomlion, Hitaci, Sany, diduga milik Tekun sedang beroperasi dalam satu lobang sedang mengobrak abrik isi perut bumi diseberang Jembatan tepatnya di Desa Tambang Besi, Kecamatan Batang Mesumai, Merangin, Jambi.
Tak ayal, dampak dari aktivitas tersebut tak sedikit warga Desa Tambang Besi dibuat meradang. Mereka meminta aparat penegak hukum bertidak tegas agar menangkap sang cukong bernama Tekun tersebut.
“Tigo unit alat berat yang beroperasi didekat Jembatan seberang dusun itu bang diduga milik bos Tekun. Hancur alam dijarahnyo. Kami minta Polisi bertindak, tangkap Tekun, kami warga sini resah dibuatnya,” ungkap HR (42) warga Desa Tambang Besi kemedia ini.
Dikatakan HR, ketauhannya alat milik Tekun dia pernah kepergok, saat itu Tekun sedang turun kelokasi sebelum beberapa alat tersebut masuk.
“Saya tanya kerekan saya itu siapa, kata mereka itu Bos besar, Tekun namanya, waktu beratnya baru masuk,”jelas HR.
Saat ditanya, sudah berapa lama Tekun melakoni usaha ilegalnya di Desa Tambang Besi? HR mengatakan, seatunya sudah terbilang cukup lama.
“Lama sekian gak tau persis. Namun sudah cukup lama. Untuk lebih jelasnya coba abang tanya Tekun lansung,” jelas HR.
Namun sayangnya, Tekun dikonfirmasi media ini terkait perampasan kekayaan milik negara secara ilegal menggunakan alat berat tersebut, sepertinya sengaja memilih bungkam. Soalnya, nomor Hpnya aktif, tapi tidak diangkat. Begitu juga pesan terkirim tapi tidak dibalas.(*)
Reporter/Ir Syamil













