JurnalOne.com, BANGKO – Warga Pasar Baru, Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko, Merangin, Jambi, sontak dibuat geger usai ditemukan sosok pemuda paruh baya diketahui bernama Agung (31) ditemukan tewas dengan kondisi tergantung didalam kandang ayam, sekitar pukul 10:00 WIB, Jum’at (25/9/2026) kemaren.
Menurut keterangan Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmasyah Efendi melalui Kasat Reskrim AKP Eka Putra Julisman Koto mengatakan dari keterangan isteri korban Tantri Nurmaya, sebelumnya tidak ada gelagat aneh dari suaminya sebelum mengakhiri hidupnya dengan tragis tersebut.
“Tidak yang aneh, seperti biasanya sebelum berakitivitas korban berpamitan untuk menjemput anaknya pulang sekolah dan sampai dirumah sekitar puku 11.00 WIB siang,” ungkap Kasat Reskrim, Sabtu (26/09/2026).
Namun sepulangnya dari jempaut anak sekolah, lanjut Kasat, sepertinya ada beban pikiran, tetapi korban tidak bercerita apa yang sebenarnya dipikirkan. Korban lebih banyak diam dan tidak banyak berbicara.
“Sekira pukul 12.00 Wib korban keluar dari rumah tanpa pamit. Isterinya mengira korban keluar main, dan ketika itu isterinya tidak menanyakan juga tujuannya,” tambah Kasat.
Dikatakan Kasat, tepat pukul 13.10 WIB, teman korban Rahmat Anila ingin memberikan pakan ayam, kebetulan berada dibelakang rumah. Saat itu Rahmat terkejut melihat Agung dalam keadaan tergantung dengan menggunakan tali tambang terlilit dileher.
Rahmat lalu berteriak meminta pertolongan dengan mengatakan, “Bang Agung gantung diri.” Mendengar teriakan tersebut, Tantri istri korban yang berada di dalam rumah langsung keluar dan menuju lokasi.
“Selanjutnya, Rahmat memotong tali yang terlilit pada leher korban yang dibantu oleh temannya Deva Septiandra, kemudian Korban kemudian diangkat dan dibawa ke Rumah Sakit Raudhah Bangko menggunakan sepeda motor bersama Zul Fian warga sekitar,” terang Kasat.
Sekira pukul 13.30 WIB, korban tiba di Rumah Sakit Raudhah Bangko dan dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
“Saat itu juga personil kita langsung turun bersama tim identifikasi untuk mengecek kondisi TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan kondisi korban. Dan dari hasil visum Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban” jelas Kasat Reskrim.
Lebih lanjut dia mengatakan jika korban dinyatakan Meninggal dunia akibat terlilit tali pada leher. “Saat ini jasad korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan” pungkasnya.(*)
Reporter/Idon Sesra













