Kadisdik Merangin Warning Sekolah, Misrinadi:Jangan Ada Siswa Disuruh Angkat Ompreng MBG

JurnalOne.com, BANGKO – Sejatinya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan sekolah.

Kendati demikian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin, Misrinadi, mengingatkan seluruh kepala sekolah dan guru agar melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG.

Jangan sampai melibatkan siswa dalam kegiatan tersebut, seperti halnya mengangkat ompreng makanan.Dan jangan sampai kegiatan tersebut menjadi kebiasaan sehingga dianggap sebagai hal yang biasa di lingkungan sekolah.

“Kepala sekolah dan guru saya minta untuk mengawasi penyaluran MBG kesekolah. Jangan sampai siswa dilibatkan mengangkat ompreng makanan dan yang lainnya. Jang menjadi budaya tidak baik disekolah di masa datang.Kalau seandainya masih ada, jangan sampai terjadi lagi,” tegas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merangin Dr.Misrinadi, Sabtu (26/09/2026).

Siswa tersebut, kata Misrinadi punyak hak disekolah, diantaranya harus mendapatkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta mendukung proses belajar mengajar. Jadi setiap pihak di sekolah diminta mengambil langkah pengawasan agar persoalan serupa tidak terulang.

Kepala sekolah dan guru juga diharapkan dapat memastikan pelaksanaan MBG berjalan dengan baik tanpa memberikan tugas semestinya bukan menjadi tanggung jawab siswa.

“Anak anak jangan dibiasakan melakukan hal seperti itu. Kita ingin program MBG berjalan dengan baik, tetapi tetap harus memperhatikan kepentingan dan kenyamanan peserta didik,” lanjutnya.

Dikbud Merangin meminta seluruh satuan pendidikan untuk segera melakukan evaluasi apabila ditemukan praktik serupa di lingkungan sekolah masing-masing.

Pengawasan dari kepala sekolah dan guru dinilai penting agar pelaksanaan MBG tidak berkembang menjadi kebiasaan yang kurang baik di kemudian hari.

“Cek juga itu makanannya, bergizi nggak, bersih nggak didalamnya, jangan sampai anak-anak kita makan yang tidak baik untuk kesehatannya. Yang jelas, kita tetap mendukung sepenuhnya program MBG bagi siswa sekolah dari pemerintah pusat ini,”terangnya.

Dikbud Merangin menegaskan, siswa datang ke sekolah untuk belajar dan mendapatkan pendidikan, bukan untuk dibebani tugas mengangkat ompreng MBG.

“Sekali lagi saya himbau, jangan sampai ada terjadi disekolah Merangin ada pihak sekolah yang menyuruh siswanya mengangkat ompreng, semoga ini menjadi perhatian kita bersama,”pungkasnya.(*)

Reporter /Yazdi Awan