JurnalOne.com, BANGKO – Eksploitasi emas mengunakan alat berat Excavator di secara ilegal di bantaran Sungai Tatan, Dusun Mudo, Kecamatan Bangko, Merangin, Jambi, kian menyita perhatian publik, Senen (21/09/2026).
Alam yang begitu indah dulunya, saat ini luluh lantah dihajar beberapa unit gajah besi sedang melakukan perampasan kekayaan alam diketahui milik negara tersebut.
Ironisnya, praktek pemburuan emas dan merusak alam itu melenggang bebas tanpa tersentuh hukum. Padahal lokasinya hanya beberapa kilo meter Polisi Sektor Kota Bangko, (Polsek).
Nama Irlando alias Kucuik dan Tomas disebut disebut sebagai “Bos”, pemilik salah satu unit alat berat merk Zoomlion bermain saat ini dibantaran Sungai Tantan tersebut.
“Itu alat berat milik Irlando Kucuik dan Tomas melengggang bebas tanpa tersentuh aparat di Sungai Tatan dekat Dusun Mudo. Tabalik tabentang perut bumi di rusak ngambil emasnya. Serusak rusaknya alam dibuatnya,” ungkap warga setempat sebut RD (45) saat memberikan informasi kemedia ini.
Selanjutnya, sepengatahuan RD, Irlando membuka usaha ilegal dikawasan tersebut belum juga begitu lama. Diperkirakan sekitar baru dua bulan lalu.
“Alat Irlando beroperasi disini belum lamo jugo. Kurang lebih dua bulan baru. Pertayaannya, kenapa aparat diam padahal mereka hanya radius beberapa kilo dari lokasi,” tuturnya
Sementara itu, baik Irlando Kucuik dan dikonfirmasi media ini melalui sambungan telepon Whatsaap dan pesan terkait bisnis ilegal yang dilakoninya belum memberikan jawaban. Pasalmya nomor biasa dipakainya sedang tidak aktif.
Sedangkan Tomas, saat dibincangi melalui sambungan telepon kemedia ini dia mengakui memang ada alat beratnya beroperasi diaera Sungai Tantan Dusun Mudo itu.
“Memang ado alat aku disitu, tapi kamu foto itu alat yang mano. Apo hilir atau yang dimudiknyo,”jawab Tomas saat memberikan jawaban kemedia ini.(Redaksi).













