JurnalOne.com, BANGKO – Kawasan lahan menyangga Geoprak Merangin, Jambi, dikabarkan kembali dijarah tangan tangan jahil dan serakah guna mengekploitasi emas secara ilegal menggunakan alat berat, Jum’at (09/10/2026).
Dari laporan diterima Redaksi ini, dari warga Desa itu sebut saja RY (45), sedikitnya ada sekitar beberapa alat berat saat ini sedang beroperasi meluluh lantahkan kawasan dihutan adat Guguk, Kecamatan Renah Pembarap.
Dari beberapa alat berat itu katanya, yang lebih mencolok dan pulgar beroperasi alat berat bermerk Zoomlion diketahui diduga milik Al Hadi, tak lain warga Desa Guguk itu sendiri.
“Hutan adat Desa Guguk lahan penyangga Geopark Merangin sudah hancur, tabalik tabentang digarap alat berat Zoomlion millik Al Hadi,”ungkap RY (45) saat bercerita kemedia ini.
Meski lahan tersebut milik dia (Al Hadi -red) sendiri lanjut RY, setidaknya jangan merusak lahan, apa lagi aktivitas itu membabat dengan lahan penyangga Geopark Merangin.
“Semua dihajar, lahan penyangga diembat juga tanpa pandang bulu lagi. Padahal dia tau, lahan yang digasak itu masuk dalam situs UNESSCO,” tegas RY.
Kepala Desa Guguk Muhammad Ijazi dikonfirmasi terkait maraknya aktivitas tambang emas ilegal dilahan penyangga Geopark Merangin tersebut, dan termasuk Al Hadi mengaku tidak tau.
Meski begitu, sebut Ijazi, pihak Pemdes Desa Guguk sudah angkat tangan dan tidak bisa berbuat banyak menghentikan aktivitas tersebut.
“Saya sebagai Kades Desa Guguk sebenarnya telah melakukan berbagai upaya, mulai dari memberikan imbauan hingga larangan secara langsung. Buktinya aktivitas PETI di lahan milik Hadi tersebut masih saja berlanjut dan tetap beroperasi sampai sekarang,”beber Ijazi.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Al Hadi diduga sebagai “Bos” tambang sekaligus pemilik lahan belum bisa dikonfirmasi media ini.
Masyarakat setempat berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk mengambil tindakan tegas terhadap pemilik lahan dan pelaku aktivitas PETI yang meresahkan masyarakat tersebut.(Redaksi)













