JurnalOne.com, BANGKO – Salah seorang kulitinta media Online yang bertugas di Kabupaten Merangin, Jambi, bernama Yahya (56), mengaku kemedia ini bahwa dirinya telah dianiaya serta disumpal “Kotoran Sapi” oleh orang beranama Sonte ke mulutnya waktu sedang istirahat di salah satu warung, di Desa Sungai Mati Kecamatan Panggakalan Jambu, Sabtu (18/2/2023).
“Kejadiannya, hari Kamis (02/02/2023), lali. Saya pulang dari Kabupaten Kerinci, dan singgah di warung Desa Sungai Mati Kecamatan Pangakalan Jambu. Setelah duduk, tiba tiba datang dari belakang warga setempat bernama Sonte, mencekik leher saya,” ungkap Yahya saat menceritakan awal mula terjadimya peristiwa tersebut.
Setelah itu, beber Yahya, ternyata aksi Sonte tersebut tidak hanya sampai disitu, selain mencekik, dia memaksa menyumpal “Kotoran Sapi” (Tai Jawi -red) ke mulut dari arah belakang.
“Tangan kiri mencekik, tangan kanan gemgam kotoran sapi dan dimasukkan kemulut saya,”sambung Wartawan senior yang kerap pakai baju loreng ini.
Selain itu, lanjut Yahya, pertiwa intimidasi dan penganiayaan tersebut tidak dilakukan Sonte, salah satu rekannya bernama Hapis juga ikut beraksi waktu itu.
“Bukan Sonte saja temanya bernama Hapis juga datang menerjang motor. Motor itu jatuh lalu menghantam tangan saya,” tegas Yahya.
Saat ditanya Yahya, apa alasan Sonte melakukan penganiayaan dan intimidasi kedirinya sehingga berujung di sumpal dengan kotoran sapi?
Menurut hemat Yahya, hal itu terjadi karena dirinya acap meliput aktivitas tambang emas ilegal sedang marak di Kecamatan Panggkalan Jambu.
“Ya, mungkin kita sering buat berita tambang ilegal, mungkin,” singkat Yahya.
Atas kejadian itu, kata Yahya, pihaknya bersama rekan – rekan media lainnya telah melaporkan insiden yang mencidrai marwah Wartawan tersebut ke Polres Merangin.
“Kasus penganiayaan ini sudah kita laporkan ke Polres Merangin. Semoga kasus ini cepat di proses, dan kedua pelaku diamankan. Dan tidak lagi Wartawan yang dianiaya saat sedang meliput,” tandasnya.
Sementara, Kapolres Merangin AKBP Dewa Ngakan Nyoman Arinata dikonfirmas mengatakan, diminta pelapor untuk bersabar karen pihaknya telah menindak lanjuti laporan tersebut.
“Pemanggilan sudah kami layangkan ke saksi – saksi, Harap Bersabar ” jawabnya dikutip dari Grow Media Indo.com.
Sampai berita ini di turunkan, Sonte yang dituding Yahya sebagai pelaku belum bisa dikonfirmasi.Media ini menyiap ruang untuk hak jawab, dari pihak Sonte apa bila ingin mengklarifikasi.(*)
Penulis/Editor/Rafik
Sumber/Yahya













