JurnalOne.com, BANGKO – Pasca seorang operator asal medan bernama Sukri tewas tertimbun beberapa hari lalu saat mengoperasikan alat berat disalah satu tambang emas ilegal di Bukit Keramat, Kampung Limo, Kecamatan Pangkalan Jambu, Merangin, Jambi, kasus ini terus menjadi sorotan ditengah publik, Rabu (14/10/2026).
Terlebih kabar teranyar, pemilik alat berat dan lokasi tempat korban bekerja tersebut, diduga merupakan warga Desa asal Sungai Jering diketahui bernama Abas, berprofesi sebagai ketua BPD aktif di Desa tersebut.
“Alat berat tertimbun longsor Senen malam sekira pukul 21:00 WIB beberapa hari lalu menewaskan operator, tepatnya di Bukit Keramat itu lokasi milik Abas orang Sungai Jering. Kebetulan dio Ketua BPD aktif,” ungkap SR (45) warga Desa Sungai Jering memberikan keterangan kemedia ini.
Sepengatahuan SR, setelah peristiwa berdarah berujung maut tersebut Abas jarang nampil di Desa. Bahkan, sukar untuk ditemui, dan nomor telepon pribadinya biasa digunakan kerap tidak aktif.
“Ya mungkin dia mengelak hal yang tak diinginkan terjadi. Wajar lah, kalau kita diposisi dia kemungkinan seperti itu juga,” terang SR.
Namun sayangnya, upaya konfirmasi melalui telepon Whatsapp media ini ke Kepala Desa Desa Sungai Jering Agus Wanto belum mendapat respon lantaran nomornya sedang tidak aktif.
Sementara itu, Camat Kecamatan Panggkalan Jambu Dwi Cahyo Harton sepertinya sengaja memilih bungkam sebab tidak memberi keterangan, padahal ketika dihubungi nomor telepon Whatsapp sedang aktif. Begitu juga pesan , tidak dibalas.(Redaksi).













