Aksi Jilid II ‘Tangkap Lepas Dua Unit Alat Berat’ Kembali Pecah, Mahasiswa Kecewa Kapolda “Bungkam”

JurnalOne.com, JAMBI – Aksi demontrasi jilid II Aliansi Pemuda Mahasiswa Jambi  (AMPJ) menuntut pengusutan “Tangkap Lepas” dua unit alat berat berat oleh pihak Kapolres Merangin, kembali pecah  bergema di halaman kantor Polda Jambi, Senen (14/09/2026).

Pada aksi itu mahasiswa cukup dibuat kecewa dan prihatin dengan kinerja Kapolda karena diduga sudah memasuki dua pekan kasus raibnya dua alat berat dirazia Polres Merangin di Pulau Rayo Bangko Tinggi, belum juga tuntas.

“Kita prihatin dengan kondisi hari ini, Kapolda seakan seakan telah dibohongi Polres Merangin. Bayangkan, hingga kini ‘tangkap lepasnya, dua unit alat berat Kapolda Jambi tetap diam dan bungkam atas kondisi terjadi di Kabupaten Merangin,” tegas kordinator aksi Iqbal Dinata dihadapan puluhan mahasiswa.

Selanjutnya, Iqbal juga mengecam keras sikap Kapolda Jambi dan Kapolres Merangin yang seolah olah sepertinya serius melaksanakan razia, namun fakta dibalik itu justru menjadi agenda seremonial belaka.

“Kita ultimatum pihak Polres Merangin agar menghetikan razia PETI. Kenapa? Karena hanya formalitas dan sebatas tangkap lepas saja,” koar Igbal.

Iqbal juga menyinggung banyaknya oknum pejabat dan oknum aparat yang turut serta dalam praktek tambang ilegal mengunakan alat berat di Kabupaten Merangin. Namun sayangnya tak satupun pejabat dan aparat tersebut yang tertangkap.

“Maka dari itu kami meminta Kapolda Jambi tangkap dulu para oknum pejabatnya. Tangkap dulu oknum Kadesnya. Tangkap dulu oknum aparatnya yang terlibat, baru menangkap rakyat,”jelas Iqbal.

Ironisnya lagi, kecam Iqbal, Kapolda Jambi ditunggu tungggu agar mengklarifikasi persoalan tersebut dihadapan sejumlah mahasiswa tetapi tidak datang.

“Kita sama menyaksikan hari ini Kapolda Provinsi Jambi pengecut, kita tunggu tapi tidak hadir. Oleh karena itu kita tunggu dua kali 24 jam, apa bila tidak ada tindak lanjutnya, kita akan turun lagi,” tukas Iqbal.(*)

Reporter/Ir Syamil