Ketua BPD Sidarhana di Sebut “Ratu” PETI Ilegal, Rakit Donfeng Terang Terangan “Rampok” Kekayaan Alam Tanjung Lamin

Screenshot

JurnalOne.com, BANGKO -Sidarhana ketua BPD Desa Tanjung Lamin disebut sebut sebagai tokoh, bahkan diduga sebagai “Ratu” PETI Merangin setelah warga merasa resah oleh aktivtas mesin Donfeng tambang ilegal miliknya beroperasi didekat jembatan Desa Tanjung Lamin, Merangin, Jambi, Kamis (10/09/2026).

“Donfeng dekat jembatan dusun tu milik Sidarhana.Dio itu ketua BPD aktif Desa Tanjung Lamin saat ini,”ungkap KP (40) warga desa setempat saat menceritakan usaha ilegal Sidarhana kemedia ini.

Ironisnya kata KP, herannya selama ini bisnis haram dilakukan ketua BPD tersebut berjalan adem adem, tanpa tersetuh hukum. Padahal hal itu sangat bertentang dengan aturan.

“Lah lamo dio main Donfeng, disiko. Tapi salutnyo tidak ado penindakan dari penegak hukum. Kadang kami warga risau dibuatnyo suara mesin menggelegar bikin sakit kepala,” terang KP.

Terkait persoalan Sidarhana ini, KP meminta pihak kepolisian melakukan penindakan terhadap dugaan aktivitas PETI yang dilakukannya tersebut.

“Kita sangat berharap, aparat turun tangan untuk melakukan penindakan hukum terhadap aktivitas PETI tambang ilegal milik ketia BPD itu,” jelasnya.

Sedangkan, ketua BPD Sidarhana dikonfirmasi melalui telepon Whatsapp dan pesan untuk diminta keterangan atas usahanya itu tidak memberikan jawaban. Nomor aktif tapi tidak ada respon, bahkan pesan WA hanya dibaca.

Sementara itu, Kapolsek IPTU Purnawarman diminta tanggapan atas praktek tambang ilegal milik BPD Desa Tanjung Lamin itu mengatakan dalam hal tersebut pihaknya telah mencoba mendatangi lokasi. Namun setiap kelokasi pekerja tidak satupun menemukan pekerja.

“Iya kami tau, PETI itu memang milik ketua BPD, kami bersama anggota Polsek dua kali melakukan upaya penertiban.Tetapi setiap kami turun tidak pernah bertemu dengan pekerja,”jawab Kapolsek.

Ditegaskan Kapolsek, persoalan Sidarhana ini memang agak terlalu rumit. Jangan Kapolsek, bahkan dia pernah dipanggil Tipidter Polres, namun sampai saat ini tambang ilegalmya masih berjalan.

“Jangankan kami Kapolsek, Tipidter Polres manggil Sidarhana  namun sampai kini praktek tambang ilegal itu masih berjalan. Meski begitu,kita terus berupaya melalukan penindakan,” tukasnya.(*)

Repoter/Ir Syamil