JurnalOne.com, BANGKO — Indeks Standar kualitas pencemaran udara di Kabupaten Merangin, Jambi cukup menghawatirkan. Terhitung beberapa hari ini (ISPU) Merangin tercatat mencapai 183, sehingga masuk dalam kategori tidak sehat, Rabu (26/08/2026).
ISPU stantar biasanya berkisar 0,50, tetapi kondisi terkini menjadi perhatian bersama, terutama bagi masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan.
Kabut asap mulai terlihat di sejumlah wilayah Merangin. Kondisi tersebut terjadi seiring dengan meningkatnya angka ISPU berdasarkan hasil pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merangin.
Kepala DLH Kabupaten Merangin, Syafrani, mengatakan angka ISPU terbaru mencapai 183. Angka tersebut meningkat dibandingkan hasil pemantauan sebelumnya pada 26 Agustus 2026, yang berada di angka 164.
“Untuk kualitas udara saat ini, ISPU kita berada di angka 183, artinya masuk kategori tidak sehat. Kami mengimbau masyarakat, khususnya kelompok rentan yang memiliki gangguan pernapasan, untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujar Syafrani. Rabu, (26/08/2026).
Ia meminta masyarakat menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara berpotensi memperburuk gangguan pernapasan.
“Gunakan masker dan kurangi aktivitas di luar ruangan yang dapat memperburuk kondisi pernapasan,” lanjutnya.
DLH Merangin memastikan pemantauan kualitas udara akan terus dilakukan untuk melihat perkembangan kondisi dari waktu ke waktu.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Merangin dalam waktu dekat juga akan menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah terkait. Rapat tersebut akan membahas langkah yang perlu dilakukan menyikapi peningkatan angka ISPU.
Hasil rapat koordinasi nantinya menjadi salah satu bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan langkah dan kebijakan terkait kondisi kualitas udara di Merangin.
Masyarakat diimbau tetap waspada, khususnya ketika beraktivitas di luar ruangan, hingga kualitas udara kembali berada pada kondisi yang lebih baik.(*)













