Nasabah Bank 9 Jambi Berbondong Bondong Tarik Uang di Rekening

Jurnalone.com, BANGKO – Pasca banyaknya uang nasabah bank 9 Jambi yang di laporkan hilang setelah diduga diretas, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap keamanan uang tabungan di rekening menjadi berkurang, Selasa (24/02/2026).

Dampak dari hal tersebut, ratusan nasabah berbondong bondong memadati untuk mengantri di tailer guna melakukan penarikan uang secara besar besaran, tepatnya dicabang Bank 9 Jambi, Bangko Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Bangko, Merangin, Jambi.

Kekecewaan nasabah bertambah ketika ingin bertransaksi melalui Anjungan Tunai Mandiri ( ATM ) dan Mobile banking mereka belum bisa di gunakan.

“Nak kami ambik semua siso saldo yang ado di rekening takut hilang. Walaupun antri berjam-jam, ini be dapat nomor antri lebih dari 200 san. Mau ngambil di ATM atau gunakan mobil banking belum juga bisa” ungkap seorang nasabah sedang antri di Bank Jambi dengan nada kesal.

Dikatakannya, tidak bisa digunakan diaktifkan ATM dan mobil banking juga menjadi pertanyaan, dan menurut nasabah memang disengaja biar hal ini berlarut larut. Kalau diaktifkan tentu berdampak buruk, karena nasabah bisa melakukan penarikan atau melakukan transfer ke bank lain.

“Jangan jangan pihak Bank belum melakukan aktif ATM atau Banking takut nasabah narik atau transfer ke bank lain” jelasnya lagi.

Sedangkan Zulfikar, Direktur operasional Maligai bank 9 Provinsi Jambi dikonfirmasi media ini melalui sambungan telepon Whatsapp terkait persoalan tersebut mengatakan bahwa belum bisanya melakukan penarikan di ATM atau menggunakan mobil Banking kerena saat ini pihaknya tengah melalakukan audit forensik.

“Yo ndo,  kini ATM dan mobil Bangking lagi di off dulu untuk kepentingan audit forensik. Kalau nasabah harus tarik manual dulu” singkat Zulfikar Khana.(*)

Reporter/Riko Saputra