JurnalOne.com, BANGKO – Sri Ulina BR Kembaren (30), janda muda berprofesi sebagai tukang masak disalah satu aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Merangin, Jambi, menjadi korban penganiayaan kekasihnya bernama Eko (30), Jum’at (25/09/2026).
“Iya bang, kami baru dari Polsek Kota Bangko melaporkan dugaan tindakan penganianyaan oleh pacar saya bernama Eko,” ungkap Sri Ulina.
Kemedia ini Sri Ulina mengaku, aksi kekerasan berawal terjadi Rabu (23/09/2026) sekitar pukul 22:00 WIB. Dimana saat itu dia diajak pacarnya Eko bekerja sebagai operator alat berat dan rombongan teman temannya nongkrong diujung jalur tiga Kota Bangko, Sungai Ulak Kecamatan Nalo Tantan hingga pukul 01:00 WIB dini hari.
“Setelah itu kita mencari makan. Selesai makan kita berkeliling sampai pukul 6:00 WIB pagi, lalu kami berdua berpisah dengan rombongan kembali ke ujung jalur,” terang Sri Ulina bercerita.
Baru ngobrol sekitar 20 menit, lanjut Srik, tiba tiba Eko mengarahkan bokongnya kewajahnya sambil memgeluatkan kentut hingga membuat dirinya naik pitam lantaran merasa tidak dihargai.
“Jujur, saya tidak terima dikentuti diwajah.Kala itu juga saya lansung pergi meninggalkannya.Lalu Eko menyusul meminta agar naik motor dikendarainya. Terus terang saya menolak,” beber Sri dengan nada kesal.
Dikatakan Sri, pasca menolak permintaan Eko naik kemotor, disaat itulah insiden penganiayaan tersebut terjadi. Rambutnya dijambak, dihentakkan kekayu, ditampar, dilempar ketanah, terakhir dirinya ditonjok setelah itu pacarnya pergi.
“Atas kejadian itu lansung visum, hasilnya terdapat luka memar. Gigi bagian bawah saya dua lepas. Atas dasar tersebut, saya melaporkan penganiayaan ini kepolisi, saya butuh keadilan,” tukasnya.(*)
Reporter/Iyon













