Kades Pulau Baru “ Naik Pitam” Empat Alat Berat PETi Gasak Wilayah Adat Desa Pulau Baru

Screenshot

JurnalOne.com, BANGKO – Kepala Desa Pulau Baru Kecamatan Batang Mesumai, Merangin,Jambi, Asmadi (48) cukup dibuat meradang lantaran sedikitnya empat alat berat diketahui tanpa restunya mengasak alam dengan membuka tambang ilegal diwilayah adat Desa tersebut, Jum’at (19/06/2026).

“Saya cukup sabar selama ini, aktivitas tambang ilegal menggunakan alat berat di wilayah hukum adat desa tepatnya Sungai Tambuku  cukup merajalela tanpa ada yang koordinasi,” tegas Asmadi  saat dikonfirmasi melalui via sambungan telepon Whatsapp.

Asmadi mengakui, lokasi yang digarap para pemburu emas dengan cara ilegal tersebut bukan milik warga Desa Pulau Baru lagi. Namun, secara Administrasi tanah tersebut masuk wilayah adat desa yang dimpimpinya.

“Kita paham, Itu bukan tanah bukan tanah warga kami lagi karena telah dijual. Tetapi secara Implisit dan Administrasi itu masuk wilayah kami,” tambahnya.

Hasil penulusuran Kepala Dusun (Kadus) kelokasi kata Asmadi sedikitnya ada empat alat berat ber merk Sumitomo dan Sany yang bekerja diwilayah hukum Desa Pulau Baru.

“Kemaren saya suruh Kadus kelapangan, hasilnya ada empat alat yang bekerja diwilayah adat Desa Pulau Baru. Keempat alat itu Merk Sany dan Sumitomo,” jelas Asamdi.

Mengejutkan lagi, tutur Asmadi, hasil koordanasi pihak Kadus dengan sejumlah anggota Box dilokasi, cukong atau menggkoordinir alat yang beroperasi tersebut yakni oknum TNI.

“Hasil kordinasi rombongan Kadus dengan anggota Box dilokasi alat alat itu dikendali oknum TNI,” tukasnya.(*)