Janjikan Jadi Pedamping PKH Minta “Pelicin” Rp 15 Juta, Tiga Warga Merasa di Tipu Mantan Oknum Kasi Dinas Sosial

JurnalOne.com, BANGKO – Mantan Oknum Kasi Kemiskinan Dinas Sosial Merangin, Jambi, AR alias Ansori (37) kembali menuai sorotan setelah aksi culasnya diduga menipu tiga orang warga sekaligus sebesar Rp 15 juta perorang, setelah itu dijanjikannya bekerja sebagai pedamping Program Keluarga Harapan (PKH), Kamis (09/04/2026).

Hal ini terkuak, setelah tiga orang korban bernisial GD (26), dan dua rekannya II (23) dan SI (20) mengaku dan menceritakan kejadian awal mula pertemuan hingga terjadi penipuan tersebut kemedia ini.

“Kejadian ini sekitar bulan July bulan 7 tahun 2025 lalu, dia (Ansori) menjanjikan pekerjaan sebagai pedamping PKH ke kami. Dengan syarat ada uang ‘Pelicin’ Rp 15 juta, kami orang tiga. Karena ingin bekerja kami berupaya memenuhi keinginannya itu, uang itu diserahkan oleh abang kami dirumahnya,”ungkap GD, salah satu dari korban.

Setelah sekian bulan ditunggu, terhyata pekerjaan dijanjikan tidak kunjung ada, keluarga berupaya menemui Asori, dengan tujuan meminta agar mengembalikan uang yang telah diminta.

“Keluarga mencarilalu ketemu dirumahnya. Dan saat itu dia berjanji uang tersebut diganti pada  15 hari kedepan,” beber GD.

Selepas 15 hari, tutur GD, keluarga kembali menemui Ansori dirumahnya.Sesampainya keluarga beralasan  bahwa ia tidak sedang berada dirumah, padahal ada.

“Sejak itulah, kami cari gak temu ketemu. Bahkan nomor yang biasanya kami hubungi tidak aktif aktif, sampai lah saat ini,” tukasnya.

Sedangkan  Ansori, sampai berita ini diturunkan belum memberikan keterangan, karena nomor yang biasa dipakai untuk dikonfirmasi sedang tidak aktif. Begitu juga melalui pesan Whatsapp, pesan hanya terconteng satu black list.(Redaksi)