JurnalOne.com, KERINCI – Gubernur Al Haris meninjau bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Danau Kerinci sekaligus menabur sedikitnya 10 ribu bibit ikan. Setelah itu agenda dilanjutkan peninjauan lokasi sekolah rakyat di Desa Sandaran Agung dekat SMK III Kerinci, Kecamatan Danau Kerinci, Sabtu (07/03/2026) kemaren.
Tampak mendampingi Al Haris, Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Kerinci Murison, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi, Asraf, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Provinsi Jambi Tema Wisman, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar, Kepala Dinas Sosial Dukcapil Provinsi Jambi Edi Kusmiran dan OPD terkait Kabupaten Kerinci.
“Penaburan 10.000 benih ikan pada bendungan air PLTA Danau Kerinci sebagai bentuk restocking (pengisian kembali) guna menjaga kelestarian ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan nelayan di sekitar Danau Kerinci serta mendukung ketahanan pangan di Provinsi Jambi,” ungkap Gubernur Al Haris.
Usai menabur benih ikan, Al Haris meninjau Sekolah SMK-SPP Negeri 3 Kerinci. Kedatangan Al Haris dan Bupati Kerinci disambut lansung Kepala Sekolah SMK 3 Irawati bersama para Guru dan staf administrasi sekolah.
Saat wawancara Gubernur Al Haris mengemukakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi sudah menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah rakyat di Kerinci.
“Tinggal kita akan berkoordinasi bersama pemerintah pusat dimana disini leading sektornya Kementrian Sosial dan Kementrian PU, tentu kita berusaha secepatnya bisa terbangun dengan cepat karena lahan sudah kita sediakan. Selain itu saya sangat mengapresiasi kegiatan dan sistem yang dilaksanakan di SMK-SPP 3 Negeri Kerinci, sekolah ini sangat mandiri dan mempunyai lahan lebih kurang 10 hektar, lahan ini sudah dimanfaatkan untuk usaha usaha sekolah, bisa kita lihat langsung tanam tanaman mereka sudah banyak yang menghasilkan, contoh itu jagung, tomat, terong dan banyak tanaman lainya yang sudah mereka mendapatkan hasilnya, disini sekolah mulai pendaftarannya gratis, pakaian sekolah dan tidak ada pungutan uang apapun disekolah ini, bahkan mereka mendapatkan uang saku dari sekolah, dengan jumlah siswa 209 orang ini semuanya gratis tidak ada pungutan apapun. Inilah sekolah pertama di Provinsi Jambi yang mandiri seperti ini,” ujar Gubernur Al Haris.
“Artinya sekolah SMK-SPP 3 Negeri Kerinci benar-benar mendidik anak-anak yang siap menjadi entrepreneur sejak dini fokus pada penanaman pola pikir (mindset), kemandirian, dan kreativitas, mendidik anak-anak siap kerja di masa mendatang,” lanjutnya.
Gubernur Al Haris juga mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi akan memberikan THR kepada semua PPPK paruh Provinsi Jambi.
“Dimana kita tahu bahwa ASN, dan PPPK penuh waktu sudah ada dari pemerintah pusat, jadi pada waktu minggu pertama puasa, saya berpikir bagaimana caranya kita bisa membantu bagi mereka PPPK paruh waktu bisa mendapatkan tambahan, mereka berkerja sama dengan ASN, dan PPPK penuh waktu selama ini mereka tidak pernah mendapatkan THR, untuk itu tahun ini kita usahakan untuk mencarinya, kebijakan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para pegawai yang selama ini turut berkontribusi dalam pelayanan publik di provinsi Jambi ini,”pungkasnya.(*)













