JurnalOne.com, BANGKO – Praktek tambang ilegal mengunakan alat berat bermerk Hitaci dan Zoomlion bermain di belakang Dusun Bukit Prentak dan Aik Liki Dusun Baru, ditenggarai oknum PPPK bertugas di SD 94/VI Desa Tanjung Mudo, Kecamatan Pangkalan Jambu, Merangin, Jambi, bernama Andiwan Putra (35) terus bergulir, Rabu (15/07/2026).
Sebelumnya sekitar tiga minggu lali Adiwan Putra pernah bertemu dengan redaksi media ini untuk membantah bahwa dia turut terlibat dalam aktivitas haram tersebut.
“Gak ada saya main tambang ilegal, gak bang,” bantah Andiwan saat bertemu media ini waktu lalu.
Namun menariknya, meski membuat skanario dan drama agar terlepas persoalan itu, tanpa sengaja Andiwan telah membuktikan jika dia memang terlibat tambang ilegal itu melalui pesan Whatsappnya pribadinya dengan seseorang sumber bernisial ZM.
“Kata siapa guru PPPK yang bertugas di di SD 94/VI Desa Tanjung Mudo itu atas nama Andiwan Putra gak main tambang ilegal mengunakan alat berat, kalau kamu percaya ini bukti Chat saya dengannya,”ungkap sumber media ZM (47).
Dalam Chat yang sedikit itu, ZM mencoba menyelidiki serta membongkar kebenaran usaha ilegal milik Andiwan tersebut dengan cara menawarkan jasa, pada waktu itu guru PPPK penuh itu mengatakan saat ini dirinya belum berhitung( biaya -red). Kemudian harga emas juga turun.
“Belum berhitung lum. Mas jugo turun, saba dulu,”singkat Andiwan Putra.
Sedangkan, sampai berita ini diturunkan oknum guru PPPK Andiwan Putra tersebut belum memberi keterangan. Soalnya, nomor yang biasanya digunakan memang sengaja diblokir.(Redaksi).













