JurnalOne.com, BANGKO – Aktivitas tambang emas ilegal memgunakan alat di Kecamatan Pangkalan Jambu, Merangin, Jambi kian menyita perhatian publik, Senen (25/05/2026)
Soalnya, sejauh ini tidak hanya masyarakat yang terlibat pada aktivitas haram dan merusak lingkungan tersebut, akan tetapi para Aparatur Sipil Negara (ASN) sepertinya juga tidak sedikit yang terlibat.
Kabar terbaru, nama Kepala Sekolah (Kepsek -red) SD 132 Desa Sungai Jering, Kecamatan Pangkalan Jambu, Arminsyah, disebut sebut sebagai pembisnis sekaligus cukong tambang emas ilegal mengunakan alat ber merk Zomlion.
“Kepsek Arminsyah kami itu juga main tambang emas mengunakan alat berat bang. Zomlion alatnyo, dia main dibatang aik langeh Desa Birun,”ungkap DR (45) orang dekat Arminsyah saat bercerita kemedia ini.
Dikakatakannya, usaha ilegal yang dilakoni Arminsyah diperkirakan baru beroperasi sekitar sebulan jalan. Lahan yang ditambang tersebut didekat kebun milik pribadi.
“Kalau diperkirakan baru sekitar sebulan alat berat Kepsek kerjo.Kalau ingin jelasnyo silakan tanya samo dio, tau lah dio tu,” terangnya.
Kepsek sekaligus Kordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Pangkalan Jambu Arminsyah dikonfirmasi melalui sambungan telepon Whatsap terkait dugaan usaha tambang emas ilegal menggunakan alat berat dilakoninya membantah.
Dengan nada lembut dis meminta media membocorkan ini siapa yang memberikan informasi bahwa dia terlibat main tambang ilegal menggunakan alat berat.
“Sebelum saya jawab mohon kasih tau bg, data abang dapat dari siapa? Saya cuma berladang di situ bang, kebun kayu manis dan kopi, silahkan cek sendiri,” bantah Arminsyah.
Sebenarnya lanjut Arminsyah, tawaran dari cukong dan bos tambang emas ilgal yang dekat dekat sana sudah banyak. Namun dia belum tertarik, karena kebun kebunnya saat ini sedang bagus bagusnya.
“Tawaran bos bos dah banyak bang, tapi sayang, kebun lagi bagus bagus nyo, ada pohon duku dan durian jugo kami tanam disitu. Jadi kembali saya tegaskan bahwa saya tidak main tambang emas mengunakan alat berat,” tukas Arminsyah.(Redaksi).













