Berkat Karya Bhakti TNI, Jalan Sungai Pinang – Ngaol Bisa di Akses

-p 10 Tahun Tidak Tersentuh Perbaikan

JurnalOne.com, BANGKO – Ruas jalan Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Manau, menuju Desa Ngaol, Kecamatan Tabir Barat, Merangin, Jambi, 10 tahun ini boleh dikatakan tidak pernah tersentuh perbaikan sehingga jalan satu satunya tercepat menuju Kota Bangko tersebut tidak bisa diakses, Minggu (31/08/2025).

Namun ditahun 2025 ini, berkat program mulia Karya Bhakti Tentara Nasional Indonesia (TNI), akses menuju beberapa Desa di Barat Kabupaten Merangin itu, sudah bisa dilaui baik dengan kendaraan roda dua, bahkan kendaraan roda empat.

Bupati Merangin M. Syukur, didampingi Kadis PUPR Zulhifni, dan Danramil 07/Sungai Manai Lettu CBA Syafrianto, saat meninjau progres jalan itu mengungkapkan rasa apresiasi setinggi tingginya atas kerja keras pihak TNI pada perbaikan jalan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Kodim 0420/Sarko dan Koramil 07/Sungai Manau yang telah mengorbankan tenaga dan pikiran untuk perbaikan jalan ini,”kata Bang Syukur panggilan akrabnya.

Syukur mengatakan, pada mula Pemkab Merangin hanya menggangar perbaikan jala itu hanya sepanjang tujuh kilometer lantaran terkendala keterbasan dana.Berkat  dan ketulusan dari Program Karya Bhakti TNI, jalan ini bisa diperbaiki hingga 15 kilometer.

“Ternyata benar, ketulusan dan keikhlasan itu akan menciptakan hal-hal luar biasa, seperti yang dilakukan oleh TNI dalam perbaikan jalan Sungai Pinang – Ngaol ini,”terang Syukur.

Sementara, Danramil 07/Sungai Manau, Lettu CBA Syafrianto, laporannya mengatakan bahwa ada beberapa tatangan berat yang mereks hadapi dalam proses perbaikan jalan tersebut, karena kultur yang berbukit dan cuaca yang tidak menentu.

“Kendati begitu, itu tidak menyurutkan semangat para prajurit. Mereka bekerja tanpa lelah selama satu bulan penuh, dilandasi keikhlasan dan niat tulus untuk membantu. Selain itu, masyarakat juga sangat proaktif membantu. Semangat gotong royong inilah membuat kami berhasil menyelesaikan perbaikan,” beber Lettu CBA Syafrianto.

Sedangkan Kepala Dinas PUPR Merangin Zulhifni mengatakan, dengan dapat diakses jalan pengubung  Sungai Pinah Ngaol, bisa memangkas jarak tempuh warga ke Kota Bangko.

“Jalan ini, bisa memangkas waktu perjalanan warga hingga dua jam lebih cepat, apa bila jika dibandingkan sebelum diperbaiki. Dulu masyarakat mau ke Bangko mereka harus memutar melalui Simpang Seling Seling dulu, kalau kini tidak lagi,”jelas Zulhifni.

“Kemudian, terbukanya akses ini roda perekonomian di keempat Desa tersebut semakin baik, produk pertanian dan hasil perkebunan kini bisa diangkut dengan lebih mudah, dan warga pun bisa mengakses fasilitas di Kota Bangko tanpa hambatan,” tukasnya.(*)

Reporter/Syamil