JurnalOne.com, MUARO JAMBI – Gejolak tapal batas antara
Desa Solok, Kecamatan Kumpeh Ulu, dan Desa Tangkit Kecamatan Muara Gelam Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, sejak tahun 2012 silam hingga 2023 saat ini belum selesai, Sabtu (23/09/2023).
Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (DPMD) disebut sebut sebagai penengah seolah olah jalan ditempat, dan tidak adan kepastian. Sehingga tak sedikit masyarakat dibuat kecewa.
“Dinas PMD Muaro Jambi sepertinya tidak serius menangani kejolak tapal batas antar Desa Solok dan Desa Tangkit. Kami dijanjikan saja, padahal tidak sedikit biaya kami keluarkan agar masalah ini selesai,” ungkap Andi Fernandes salah satu korban perwakilan Desa Solok, memberi keterangan kemedia ini.
Bahkan, lanjut Andi, sudah tidak terhitung lagi rapat bersama DPM, melibatkan Dinas terkait dan masyarakat kedua desa mengatasi kejolak berbatasan tersebut, akan tetapi tidak ada hasil.
“Sudah tidak terhitung lagi kami rapat antar dua Desa.Bersama pihak terlibat dalam masalah tersebut, hasilnya tidak ada. Hanya sebatas memasang patok,”tegas Andi.
Andi meminta, Dinas PMD serius mencari solusi penyelesaian hal ini. Soalnya, sekitar 300 hektar tanah ditapal batas tidak jelas ujung pangkalnya.
“Dinasnyo “Palempem” be, kami masyarakat menunggu kejelasan Dinas PMD Muaro Jambi. Sampai kini Desa sebelah masih mengklaim tanah di tapal batas tersebut milik mereka,” kata Andi.
Bagi Andi, sebagai masyarakat, apa yang menjadi keputusan Pemkab Muaro Jambi akan diterima, meski titik kordinat ditentukan. Asalkan masyarakat tau dimana batas Devenitif sudah disahkan oleh Pemkab.
“Kami tidak mempermasalahkan Pemkab menentukan titik kordinat. Asalkan masyarakat tau dimana batasnya, supaya tidak terjadi lagi indikasi perang antar desa hanya gara -gara Pemkab tidak mengambil tindakan dan kebijakan,” sebut Andi.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) penyelesaian tapal batas dibentuk Pemkab Muaro Jambi, Ikbal dikonfirmasi media ini melalui pesan Whatssap tidak merespon. Pesan cuma dibaca tapi tidak dibalas.(*)
Penulis/Andi Fernandes
Editor/Rafik













