Operator Alat Berat Asal Lampung Tewas Tertimbun di Tambang Emas Ilegal

Screenshot

JurnalOne.com, BANGKO – Tambang Emas  ilegal menggunakan alat berat beroperasi di Desa Palipan, Kecamatan Sungai Manau, Merangin, Jambi dikabarkan kembali memakan korban, Senen (02/11/2026).

Informasi didapat media ini, korban tersebut merupakan seorang operator. Dia tewas tertimbun dihantam longsor bersama alat berat dikendarainya bekerja dilokasi tepatnya di Sungai Kelumpang, Desa Palipan.

Korban diketahui bernama Dimas seorang opeartor alat berat asal Lampung.Terjadinya hari Minggu (01/11/2026) sekitar pukul 14:30 WIB kemaren.

“Memang ada seorang operator bersama alat beratnya tertimbun dilokasi tambang emas ilegal, namanya Dimas operator alat berat asal Lampung. Kejadian itu di Sungai Kalumpang Desa Palipan, Sungai Manau, sekira Minggu siang jelang sore,”jelas warga sekitar lokasi minta namanya tidak dicatut kemedia ini.

Kendati demikian, sumber tidak tau persis apa penyebab musibah itu.Tetapi menurut infor beredar saat kejadian korban tertimpa lonsor itu bekerja tambang dengan radius kedalaman beberapa meter.

“Saat sedang bekerja, tanah dari atasnya itu longsor menimpa sehingga dia (Korban) beserta alat berat ber merk Zoomlion turut tertimbun. Bahkan menurut keterangan beberapa alat dilokasi tersebut turut mengevakuasi,” terangnya.

Sedangkan Kapolsek Sungai Manau IPTU Hari Septriaya diminta keterangan peristiwa merenggut myawa tersebut, kendati tidak menjelaskan tetapi dari logatnya membenarkan.

Kendati begitu Hari belum bisa menjelaskan karena katanya saat ini masih menunggu Kasat Reskrim menuju lokasi.

“Tunggu aja ya. Kita menunggu Kasat mau kesini. Mohon jangan diekpos dulu,” tukas Kapolsek.(Redaksi).