JurnalOne.com, BANGKO – Aksi demo ratusan warga Desa Koto Rayo menuntut Kades M Try Kurniawan, agar dicopot dari jabatanya, ditanggapi serius Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).
Kepada media ini, Andrei Fransusman Kepala Dinas mengakui, bahwa saat ini Team Pencari Fakta (TPF), sedang berjalan guna menelisik pelanggaran dilakukan oknum Kades.
“Saat ini team sudah terbentuk dan sudah mulai berjalan,” sebut Andrei Senen (25/09/2023).
Andrei mengatakan, team tersebut terdiri dari empat organisasi. Yaitu, Asisten 1, Inspektorat, Lembaga Adat dan Dinas DPMD sendiri.Sejauh ini pihaknya melakukan pemeriksaan tahap satu, memanggil sejumlah perangkat Desa yang terlibat dan mengetahui permasalahan ini.
“Untuk tahap satu, team kami sudah memanggil dan memeriksa sejumlah perangkat Desa Koto Rayo yang terlibat dan yang mengetahui permasalahan ini,”jelas Andre.
Andre meminta kepada masyarakat Desa Koto Rayo, agar bersabar untuk mendapatkan hasil akhir dari team pencari fakta. Karena untuk mengumpulkan bukti serta meminta keterangan saksi butuh proses dan waktu.
Untuk diketahui, beberapa waktu lalu ratusan warga dari Desa Koto Rayo melakukan aksi unjuk rasa di depan exs kantor Bupati lama. Menuntut, agar M Try Kurniawan Kepala Desa (Kades) Koto Rayo dicopot dari jabatannya.
Karena, M Try dianggap tidak pantas serta semena mena dalam mengambil keputusan terkait pergantian dan pemberhentian perangkat desa, tanpa melalui prosedur dan aturan yang berlaku.(*)
Penulis/Joni
Editor/Rafik
Sumber/DPMD













