JurnalOne.com, BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah pimpinan Bupati M. Syukur menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan pondok pesantren di Tali Undang Tambang Teliti.
Hal tersebut sebagaimana disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni, saat membuka acara Tabligh Akbar dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Masjid Raya Al-Istiqomah, Pasar Bawah Bangko, Sabtu (24/10/2026).
Zulhifni mengungkapkan bahwa Pemkab Merangin telah mengalokasikan program bantuan dana hibah sebesar Rp100 juta untuk setiap pondok pesantren.
“Saat ini, sebanyak 30 dari 96 pondok pesantren di Kabupaten Merangin telah menerima bantuan tersebut. Insya Allah, pesantren yang belum menerima akan terus kita salurkan secara bertahap, meskipun saat ini kita sedang dalam kondisi efisiensi anggaran,” ujar Zulhifni di hadapan ratusan santri dan ulama yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga membacakan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati Merangin yang berhalangan hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
Santri Menguatkan Negeri
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Sekda menegaskan bahwa peringatan Hari Santri yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober merupakan kegiatan untuk mengenang kembali peran vital ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia melalui Resolusi Jihad 1945.
Menurutnya, jika di masa lalu santri berjuang mengangkat senjata, maka santri masa kini dituntut untuk menguatkan bangsa melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta pilar akhlak mulia.
“Tantangan zaman memang berubah, tetapi semangat pengabdian santri kepada negeri tidak boleh padam. Santri adalah bagian penting dari masa depan bangsa ini,” tegasnya.
Acara Tabligh Akbar ini juga diisi dengan tausyah keagamaan yang disampaikan oleh Ust. H. Inayatullah, S.Pd.I., M.Pd.I. Dalam ceramahnya, Ust. Inayatullah menekankan pentingnya keutamaan menuntut ilmu agama serta peran strategis para santri sebagai garda terdepan dalam menyebarkan syiar Islam yang damai (rahmatan lil ‘alamin).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Unsur Forkopimda Merangin, jajaran pejabat Pemkab Merangin, Kakan Kemenag, Ketua FKPP, Ketua MUI, Ketua DMI, pimpinan ormas Islam, BAZNAS, pimpinan BSI Bangko, serta para pimpinan pesantren, kiai, ustaz, dan ratusan santriwan-santriwati se-Kabupaten Merangin. (*)













