JurnalOne.com, BANGKO – Bupati Merangin, M. Syukur, menggelar kunjungan kerja (kunker) padat agenda di Desa Durian Rambun, Kecamatan Muara Siau, pada Sabtu (05/09/2026) hingga Minggu (06/09/2026).
Kunker kali ini, Bupati membawa misi penguatan ekonomi, pelestarian lingkungan, hingga penyerahan berbagai bantuan program kemasyarakatan.
Hari pertama kunjungan diawali dengan pembukaan Gerakan Pasar Murah guna menekan laju inflasi daerah. Pada Pasar murah Pemkab menyediakan komoditas pangan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat setempat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Merangin, Ermanto, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjaga daya beli warga di tengah tren kenaikan harga bahan pokok.
“Pasar murah ini digelar dalam rangka menstabilkan harga komoditas pangan yang mulai merangkak naik. Kami sediakan beras SPHP kualitas medium seharga Rp59.000 per 5 kilogram atau di bawah Rp12.000 per kilo. Selain itu, ada minyak goreng MinyaKita seharga Rp15.500 per liter, jauh lebih murah dari harga pasaran di daerah ini yang sempat menyentuh Rp23.000,” ujar Ermanto di lokasi kegiatan, Sabtu (5/9).
Tidak hanya pangan murah, Bupati M. Syukur juga menyerahkan bantuan paket sembako, perlengkapan alat olahraga, alat pengolahan ikan, hingga dukungan operasional untuk wilayah Lubuk Larangan.
Di lokasi yang sama, Bupati membuka Lubuk Larangan dan menyebar benih ikan baru. Tak hanya itu, Bupati M. Syukur juga menyampaikan tersedianya anggaran sebesar Rp3 miliar untuk perbaikan jalan Desa Durian Rambun.
Agenda berlanjut pada pengukuhan Pengurus Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) Rio Kemunyang periode 2026–2029, dilanjutkan diskusi serap aspirasi warga secara langsung.
Sektor kehutanan juga disokong lewat Gerakan Peduli Hutan yang diisi penyerahan bibit tanaman dari Kepala KPH, penyerahan dana afirmasi perhutanan sosial secara simbolis, hingga penanaman pohon bersama di kawasan hutan desa.
Memasuki hari kedua, Minggu (6/9), M. Syukur memimpin Gerakan Penanaman Padi Serentak dalam rangka Program Ketahanan Pangan yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2026.
Pemerintah menyerahkan bantuan benih padi, bibit sayuran, serta racun tikus untuk mendukung hasil panen para petani.
Rangkaian kunjungan kerja ditutup dengan tradisi Panen Lubuk Larangan bersama warga. Di sela momen kebersamaan tersebut, M. Syukur menyempatkan diri meninjau wahana bermain air dan berinteraksi langsung dengan anak-anak serta masyarakat Desa Durian Rambun. (*)













