Kades M Nizar di Sebut Raja PETI Ilegal Dari Tabir Barat, Serta Monopoli Minyak Solar

Screenshot

JurnalOne.com, BANGKO – Nama Kepala Desa Batang Kibul, Kecamatan Tabir Barat, Merangin, Jambi M Nizar selalu menjadi topik pembicaraan ditengah publik, lantaran usaha bisnis pertambangan emas ilegal menggunakan alat berat dilakoninya bertahun tahun selalu lepas dari jeratan hukum, Kamis (05/02/2026).

Tak ayal, tak sedikit masyarakat setempat menilai dan memberikan julukan bahwa oknum Kades tersebut adalah  “Raja PETI”dari Tabir Barat.

“Kades kami Batang Kibul M Nizar  itu, memanglah bertahun tahun jadi pembisnis tambang emas ilegal mengunakan alat berat, lah terkenal nian, mulai dari Sungai Palepat, sampai kini. Coba bayangkan, selalu lepas dari jeratan hukum. Jadi, wajar dio diberi julukan Raja PETI dari Tabir Barat,” ungkap MR (54) warga Desa Batang Kibul, juga orang terdekat Kades.

Saat ini lanjutnya, usaha tambang ilegal tersebut masih dilakoninya. Tiga alat berat diketahui milik M Nizar saat ini sedang mengeruk isi alam “Batu Kerbau” Palepat, dan sebagiannya diaera Desa Batang Kibul.

“Tambah menjadi jadi kini ko.Kalau dio bilang gak buka tambang. Itu bohong, jangan pernah percaya, memang sangat licin dio itu, aparat be dikelabuinyo, apa lagi kito,” tambahnya.

Dikatakannya, pada tahun 2025 akhir dia mendapat informasi bahwa M Nizar dipanggil pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, supaya mengklarifikasi usaha PETI yang dilakoninya tersebut.

“Buktinya saat ini, dia bebas seolah tidak ada persoalan. Bahkan makin tambah menggila. Kabarnya hasil tambang ilegalnya dapat membeli 80% saham di SPBPU no 23.373.06 Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas,”terangnya.

“Kan lebih leluasa lagi dia mengembang bisnis ilegalnya. Minyak alat tidak dipikirkan lagi, rekan rekannnya yang punya bisnis serupa bisa juga dia ngisi atau (monopoli -red), di SPBU,” tuturnya.

Sedangkan, Kepala Desa Batang Kibul  M Nizar sampai berita ini dinaikan belum memberikan keterangan.Dikonfirmasi melalui sambungan telepon Whatsapp, nomor aktif, tapi tidak mengangkat. Begitu juga melalui pesan, hanya dibaca memang sengaja tidak dibalas.(Red).