Gubernur Al Haris Pinta Camat Harus Kuasai Wilayah dan Jadi Garda Terdepan Pelayanan

Screenshot

JurnalOne.com, JAMBI – Gubernur Al Haris mengemukakan, Camat harus menguasai wilayahnya masing-masing, menguasai persoalan yang ada di daerahnya, lalu dia tampil dan mengelola dengan baik. Selain itu harus bisa mewujudkan pemerintahan berkompeten untuk memajukan daerah.

Hal itu disampaikan Gubernur saat membuka Rapat Koordinasi Camat Se-Provinsi Jambi Tahun 2026 yang mengusung tema “Penguatan Sinergi Pemerintah Daerah dalam Meningkatkan Kapasitas Camat Menuju Pelayanan Publik yang Profesional, Adaptif, dan Berintegritas” di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Selasa (29/09/2026) pagi.

Acara ini juga bertujuan memperkuat koordinasi antara pemerintah provinsi dan kecamatan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan implementasi program pembangunan, dan sinkronisasi kebijakan pusat-daerah.

Al Haris menekankan pentingnya peran camat sebagai penghubung strategis antara pemerintah dan masyarakat. Camat disebut memiliki fungsi sentral sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan di wilayah, fasilitator penyelesaian persoalan masyarakat, pengendali dan pemantau pelaksanaan program, serta penggerak sinergi lintas sektor.

Menurutnya, isu strategis dan tantangan dibahas dalam rakor meliputi Produktivitas ekonomi dan ketimpangan, dengan dominasi sektor primer dan lemahnya sektor manufaktur serta sektor tersier. Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang perlu ditingkatkan melalui edukasi dan sosialisasi.

Degradasi lingkungan dan kebutuhan pengelolaan yang lebih baik. Tata kelola pemerintahan yang membutuhkan harmonisasi kebijakan dan peningkatan kapasitas aparatur.

Tantangan spesifik di tingkat kecamatan mendapat penekanan meliputi meningkatnya ekspektasi publik terhadap kualitas pelayanan; tuntutan digitalisasi layanan; kompleksitas persoalan sosial dan kewilayahan; kebutuhan koordinasi lintas sektor yang cepat dan efektif; keterbatasan sumber daya; serta perubahan kebijakan yang menuntut aparatur yang adaptif.

“Sebagai tindak lanjut, rakor menegaskan beberapa strategi implementasi kebijakan di kecamatan selaras dengan visi daerah (Asta Cita & Pro-Jambi), antara lain, meningkatkan kualitas SDM melalui edukasi dan sosialisasi. Penguatan layanan dasar (pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial).

Dukungan percepatan digitalisasi layanan publik di tingkat kecamatan. Pendampingan dan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Integrasi prioritas kecamatan dengan program unggulan provinsi serta monitoring progres kegiatan,” tegas Gubernur Al Haris.

Al Haris mengatakan, kegiatan ini bertujuan memastikan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah berjalan efektif sehingga program pembangunan tepat sasaran. Selain itu Gubernur juga mengajak seluruh camat untuk memperkuat kerja kolaboratif dengan stakeholders demi keberhasilan pembangunan daerah dan nasional.

“Bangun pemerintahan yang hadir, bekerja nyata, melayani dengan hati, dan dipercaya masyarakat,” terang Al Haris.

Disebutkan Gubernur Al Haris camat memiliki peran yang sangat vital karena merupakan pejabat yang langsung berada di lapangan dan bertemu dengan masyarakat.

“Camat adalah pejabat di lapangan, tentu bertemu dengan masyarakat banyak.Mereka juga membina para kepala desa, perangkat desa, BPD. Itu semua di bawah pembinaan camat,” jelasnya.

Berdasarkan hal tersebut, Gubernur Al Haris  mengajak sangat perlu kiranya menyatukan persepsi dan visi bersama demi membangun Provinsi Jambi kedepan.

“Perlu hari ini kita mengajak mereka membangun persepsi menyatukan visi, mewujudkan Asta Cita Bapak Presiden dan juga mewujudkan visi Jambi Mantap serta visi yang ada di daerah masing-masing,” ucapnya.

Gubernur Al Haris juga menyoroti tantangan tugas camat saat ini yang tidak hanya menjalankan pembangunan, tetapi juga harus siaga dalam penanganan bencana dan konflik sosial.

“Dalam kondisi hari ini kita bekerja di daerah, ditambah lagi ada bencana karhutla, ini harus sejalan. Kita bekerja juga menangani konflik yang ada di masyarakat, kemudian pembangunan tetap berlangsung seperti biasa, semangatnya juga terus mengalir,” tutur Al Haris.

Di akhir kata Gubernur Al Haris berpesan agar setiap camat benar-benar menguasai wilayahnya masing-masing.

Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Jambi, Dra. Luthpiah, M.Si sebagai Ketua Penyelenggara dalam rakor ini menyampaikan bahwa sebagaimana dipahami bersama, kecamatan memiliki peran strategis sebagai koordinator penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kecamatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Disisi lain camat merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjadi penghubung antara pemerintah dengan masyarakat di tingkat kecamatan sampai kelurahan dan desa.

“Karenannya diperlukan kesamaan persepsi, peningkatan kapasitas, dan penguatan sinergi agar pelaksanaan tugas pemerintahan dapat berjalan secara efektif, efisien, dan akuntabel,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui forum ini diharapkan terbangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, memperkuat koordinasi lintas sektor serta mendukung pencapaian program prioritas Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Rapat koordinasi ini mengangkat tema penguatan sinergi pemerintah daerah dalam mewujudkan kecamatan dan kelurahan yang adaptif, profesional, dan berorientasi kepada pelayanan prima. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi,” pungkasnya.(*)