Selain Desa Air Liki, Acai Juga Gaet Adeknya Jarah TNKS di Jadikan Lokasi Tambang Ilegal

Screenshot

JurnalOne.com, BANGKO – Nama Acai akhir akhir ini terus menyita perhatian publik di santero Merangin, karena dugaan aksi kejahatannya menjalankan bisnis tambang emas ilegal mengunakan lima unit alat berat Excavator bertempat di Desa Air Liki Tabir Barat, Merangin, Jambi, Jum’at (03/112025).

Ironisnya lagi, cukong asal “Cina” menetap di Riau itu terang terangan melakukan bisnis terlarang tersebut tanpa tersentuh hukum. Tak ayal potensi kekayaan alam milik negara itu habis dikikis dan dijarah tanpa ampun.

Berdasarkan informasi didapat media ini dari warga Desa Air Liki sebut saja DR (40), dalam menjalan usaha haramnya Acai diketahui tidak sendiri, dia bersama saudara kandungnya sengaja dibawa dari Provinsi Riau bernama Andi guna mengkordinir alat alat mereka beroperasi.

“Luar biaso memang pengusaha Cina (Acay -red) asal Riau itu.Sehancur hancur alam Desa kami dipantak pakai alat berat,tombang emas ilegal. Lima unit alat berat dia sedang beroperasi dimudik saat ini. Adik kandungnyo bernama Andi dibawa jugo ke lokasi ngurus alatnyo,” ungkap DR  kemedia ini.

Menurut DR, dari kelima alat berat diterjunkan Acai, dua diantaranya diurus warga Desa Air Liki, kedua itu saat ini beroperasi di Lubuk Bunti. Sedangkan dua  alat berat lagi beroperasi dihutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) diurus Andi.

“Yang di Lubuk Bunti satu unit Cat, satunya merk Develon. Sedangkan dua alat lagi ber merk Cat sama adeknya Andi. Alat itu beroperasi  hutan TNKS, tepatnya diaderah Patolek berbatasan Air Liki dan Kerinci,” tutur lagi.

Sementara itu, Andi dikonfirmasi media ini melalui telpon Whatsapp terkait usaha tambang emas ilegal menggunakan alat berat yang dilakoninya bersama kakaknya Acai di Desa Air Liki Tabir Barat, Merangin, sepertinya memilih bungkam.

Nomornya aktif, namun tidak mau menggangkat. Begitu juga melalui pesan Whatsapp hanya dibaca tetapi tidak dibalas.(Redaksi).