Proyek Bahu Jalan Titik Tertentu Milik Bidang Bina Marga PUPR Merangin di Sorot Warga, Lantaran Terciduk Gunakan Tiga Batang Besi

Screenshot

JurnalOne.com, BANGKO – Warga sekitaran Hotel Cantika, Lingkungan Mensawang, Kelurahan Dusun Bangko, Merangin, dibuat geram lantaran pekerjaan Proyek titik tertentu pembangunan bahu jalan milik Bidang Bina Marga (BM) PUPR Merangin tahun 2025, dikerjakan asal asalan, Senen (20/10/2025).

Pada proyek tanpa papan merk yang disinyalir menelan dana puluhan juta rupiah itu, terdapat dugaan kesengajaan mengurang Volume pada pemasangan besi hanya menggunakan kurang lebih tiga batang besi 10.

“Proyek ini tampaknya dikerjakan asal asalan be. Coba lihat besi hanya tiga batang dipasang, besi tidak dirajut dan diletak sembarang aja dalam cor itu.Orang ini nampaknya memang sengajo ngurangi  besi agar dapat untung besar, bang,”ungkap warga setempat dengan nada kesal berinisial MD (40) kemedia ini.

Selain itu, MD juga mengklaim penggunaan semen dalam pekerjaan proyek itu sepertinya syarat juga dikurangi. Sebab, dari adukan dan hasil corannya nampak tidak sesuai, serta terlihat kurang bermutu.

“Coba lihat hasil corrannya, sepertinya banyak pasir dari pada semennya, bagaimana mutu proyek ini berkualitas kalau begini, pasti cepat hancur,” terang MD.

Sedangkan PPTK proyek titik tertentu di Bidang Bina Marga Dori (37) dikonfirmasi media ini melalui telepon Whatsapp,terkait temuan pengurangan besi dan keluhan warga tersebut membantah.

“ Ya, trimakasih lah atas infonya bang. Sebelumnya telah kami telah cek kelapangan semua bukti foto ada. Tapi kalau tiga batang besi tidak mungkin,” elak Dori?

Disampaikan Dori, pada sebelumnya ada juga laporan dari warga terkait ada temuan pada proyek itu.Waktu itu juga sebagai Owner dia telah menyampaikan ketukang agar hal itu dibenahi.

”Telah kami sampaikan ketukang, supaya dibenahi. Tentang pemasangan besi tidak ada yang dimainkan, semua sudah sesuai. Kemungkinan kurang kurang dikit dari jarak cincin 15 cm itu hal wajar,” terang Dori.

Reporter/Rafik