JurnalOne.com, BANGKO – Ratusan tambang emas lobang jarum ilegal bak jamur di siram hujan tumbuh segar diarea Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Selasa (10/06/2025).
Sedikitnya ada tiga titik tempat praktek ilegal mining tersebut beroperasi. Diantaranya Dusun Sungai Kelumpang, Dusun Kampung Tengah, tepatnya belakang Pasar Sungai Manau, dan Desa Benteng.
Terkuaknya, praktek perampasan kekayaan yang dimiliki negara tersebut diakui DR (43), tak lain warga dari ketiga Desa itu kemedia ini.
“Saat ini, di satu Desa dua Dusun di Kecamatan Sungai Manau, yakni Dusun Sungai Kelumpang Dusun Kampung Tengah belakang Pasar Sungai Manau, dan Desa Benteng menjadi pusat tambang jarum ilegal, di Kabupaten Merangin. Lihat di belakang Pasar Sungai Manau berjejer bak jamur tumbuh setelah disiram hujan, kalau dihitung mungkin lebih ratusan banyaknya tambang jarum ilegal,”ungkap DR.
DR mengatakan, seandainya terjadi gempa kemungkinan Pasar Sungai Manau akan di tergerus kedalam tanah akibat lobang tambang yang ada dibawah tanah sudah habis terkikis diambil dan didulang diambil emasnya.
“Kiri dan kanan dan samping dalam lobang tersebut sudah digali diambil materealnya untuk didulang guna mengambil emas. Kalau terjadi gempa, Pasar Sungai kemungkian amblas kedalam tanah,” tambah DR.
Ironisnya lagi lanjut DR, kendati praktek perampasan kekayaan negara itu dekat dengan Polsek Sungai Manau, tapi sejauh ini tidak tersentuh hukum, lancar saja.
“Padahal Polsek Sungai Manau diDesa Benteng, masuk dalam kawasan aktivitas tersebut. Kita juga tidak tau kenapa itu dibiarkan,”jelas DR lagi.
Dampak maraknya aktivitas pertambangan ilegal itu, saat ini penyalah gunaan narkotika dikawasan tiga Desa tersebut juga cukup tinggi.
“Ya, karena mereka merasa gampang mendapat uang dari hasil tambang jarum itu. Apa lagi aparat tidak kesana jadi para pekerja dan cukong aman sehingga bebas mengosumsi narkoba,”sebutnya.(*)
Reporter/Rafik













