Luput Dari Perhatian, Warga Desa Muara Pangi Rogoh Kocek Pribadi Perbaiki Ruas Jalan Kabupaten

JurnalOne.com, BANGKO – Luput perhatian Pemerintah, masyarakat Desa Muara Pangi terpaksa harus merogoh kocek pribadi untuk biaya gotong royong guna memperbaiki jalan sepajang enam kilo meter milik Kabupaten dari Desa setempat menuju Pasar Kecamatan Lembah Masurai, Merangin, Jambi, Sabtu (31/10/2026).

Bermodal hasil patungan, (swadaya -red) terkumpul uang sebesar Rp 20 juta, masyarakat kompak berjibaku menghimpun kekuatan bersama sama pemberbaiki akses satu satunya menuju pasar Kecamatan tersebut.

“Ya, masyarakat hari ini sedang memperbaiki ruas jalan milik Kabupaten Merangin dari Desa Muara Pangi menuju Pasar Lembah Masurai sepanjang enam kilo meter hasil swadaya masyarakat sebesar Rp 20 juta,” ungkap ketua BPD Palizar.

Menurut Palizar, ruas jalan ini adalah satunya akses mobilitas masyarakat Desa Muara Pangi menuju Pasar Kecamatan.Banyak yang melewati jalan ini tiap hari, mulai anak sekolah, guru, tenaga kesehatan, hingga membawa hasil pertanian kepasar. Kalau tidak diperbaiki tentu kian rusak.

“Dari kondisi itulah, warga berinisiatif untuk membenahi sendiri. Kalau menunggu pihak Pemkab entah kapan kapan terealisasinya. Sementara, jalannya hancur juga,” terang Palizar.

Palizar berharap perbaikan jalan tidak hanya berhenti di sini. Pemkab Merangin sebagai steakholder harus turun tangan mengatasi buruknya akses jalan Kabupaten menuju Desa Muara Pangi tersebut.

“Pemkab Merangin sekali kali lihat jalan kami ini. Sudah bertahun tahun tidak tersentuh perbaikan, padahal  hal ini merupakan tanggung jawab Kabupaten,” tegas Palizar.

Selain itu, Palizar  juga menyinggung sejumlah anggota DPRD terpilih dari dapil IV duduk dikursi empuk Parlemen saat ini. Tidak seorangpun anggota DPRD itu, turut terpanggil dan prihatin dengan kondisi jalan Desa Muara Pangi.

“Sekali kali, coba tunaikan aspirasi dan hak hak Konstituen dapil IV ini. Bayangkan sudah 10 tahun tidak tersentuh perbaikan,”tukasnya.(*)