JurnalOne.com, BANGKO — Tim gabungan terdiri TNI, Polri, Damkar, BPBD, dan masyarakat melakukan ground check sekaligus penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terdeteksi di Desa Langling, Kecamatan Bangko, Merangin, Jambi, Sabtu (19/9/2026) malam kemaren.
Awal mula, mendeteksi titik panas (hotspot) diterima dari masyarakat.Atas laporan itu, personel dari Koramil 420-09/Bangko, Kodim 0420/Sarko bersama unsur terkait menuju lokasi guna memastikan kondisi di lapangan.
Titik karhutla berada pada koordinat 2°03’04,15″ LS dan 102°20’48,13″ BT.Hasil pengecekan, kebakaran terjadi pada lahan mineral milik masyarakat dengan luas lahan terbakar diperkirakan mencapai ± 0,5 hektare.
Tak menunggu lama, tim gabungan terdiri dari 1 personel TNI, 5 personel Polri, 15 personel BPBD, 6 masyarakat, serta 8 personel Damkar dengan dua unit mobil pemadam lansung diterjunkan guna memadamkan api sedang bergejolak tersebut.
Setelah itu tim langsung melakukan pengumpulan data dan dokumentasi, berkoordinasi dengan aparat terkait, serta berupaya memadamkan titik-titik api yang masih menyala. Setelah api berhasil dipadamkan, personel juga melaksanakan pendinginan (cooling down) untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Selain melakukan penanganan di lokasi, personel gabungan memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar mengenai kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan dan pentingnya pencegahan karhutla.
Dalam proses pemadaman, salah satu kendala yang dihadapi adalah jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi hotspot.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga laporan ini dibuat masih belum diketahui dan masih dalam pendataan.
Berkat respons cepat dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan di lokasi.
Perkembangan situasi selanjutnya terus dipantau dan dilaporkan secara berjenjang kepada komando atas.
Upaya penanganan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mencegah meluasnya karhutla sekaligus menjaga wilayah Jambi tetap aman dari ancaman asap.(*)













