Diberitakan Bermain Tambang Ilegal, Kasi Kesra Desa Ngaol Sadi: Nak Main PETI Nian Aku, Kau Nak Ngapo

JurnalOne.com, BANGKO – Oknum pejabat Desa Ngaol, Sardi Alfa, alias Sadi yang bermain aktivitas tambang ilegal menggunakan alat berat bermerk Liuggong di Sungai Tabir, Kecamatan Tabir Barat, Merangin, Jambi sepertinya tidak terima diberitakan, Senen (09/02/2026).

Dengan nada menantang, Sadi menelpon media ini Mingggu (08/02/2026) sekira pukul 21:00 WIB, malam dengan kata kasar dan kurang bersahabat. Dalam bincang itu Sadi menganggap media ini tidak pernah konfirmasi kedia terakit berita yang dinaikkan.

“Kenapo kau dak  pernah menghubungi sebelum kau naikan berita aku. Nak main PETI nian aku, kau nak ngapo,” jawab Sadi dengan nada keras.

Selanjutnya, Sadi meminta media ini agar menunjukan siapa informen yang memberi informasi dari Desa yang mengatakan bahwa dia bermain tambang ilegal.

“Tunjukan kesayo siapo yang bilang aku bermain PETI,”singkat Sadi.

Sedangkan Sekretaris Inspektorat Kabupaten Merangin Jaya Kusuma, diminta keterangan terkait informasi pejabat Desa Ngaol yang beramain PETI tersebut, dia mengatakan akan dipanggil.

“Sebelumnya kami dari inspektorat mengucapkan terimakasih kepada rekan rekan media sudah memberikan informasi kepada kami. Tentunya informasi ini akan saya teruskan kepimpinan. Terkait tindak lanjut dari info disampaikan maka kami akan memanggil bersangkutan kekantor untuk diminta konfirmasi,”jawab Jaya Kusuma.

Bahkan sebut Jaya, pihaknya juga akan memanggil Kades, serta Camat yang bertugas wilayah Kecamatan Tabir Barat.

“Dalam dugaan kasus ini tidak menutup kemungkinan Kades dan Camat wilayah setempat akan kami panggil terkait informasi tersebut,” terang Jaya.

Untuk diketahui, apa yang dituding Sadi bahwa tidak pernah konfirmasi sebelum membuat artikel ke Web, tentu hal itu tidak benar, tentu kiranya perusahan perlu mengklarifikasi.

Sebagai peruhaan Pers, media JurnalOne.com, selalu menjujung tinggi etika Jurnalistik berdasar UUD Pers no 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Sebelum memuat artikel, terlebih dahulu mengkonfirmasi sumber yang dituju, agar berita selalu berimbang dan dapat dipercaya.(*)

Reporter/Ir Syamil