Taman Hutan Raya Orang Kayo Hitam Terbakar, Satgas Kerahkan Waterbombing dan Alat Berat

JurnalOne.com, JAMBI  – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda hutan Taman Hutan Raya (Tahura) Orang Kayo Hitam (OKH), tepatnya  di perbatasan Kabupaten Muaro Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, Selasa (06/10/2026).

Lokasi kebakaran kabarnya sukar dijangkau melalui jalur darat lantaran medannya cukup menantang. Tak ayal hal itu membuat proses pemadaman menjadi terhambat.

Mau tidak mau Satgas Karhutla Provinsi Jambi menyiapkan sejumlah langkah langkah cepat supaya mencegah kobaran api semakin meluas.

Gubernur Jambi Al Haris mendengar insiden tersebut bersama Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin lansung turun kelokasi kebakaran di kawasan Desa Sungai Aur, Muaro Jambi, Senin (05/10/2026) sore.

Dikatakan Al Haris saat ini tim tengah memetakan langkah pemadaman, termasuk membuka akses menuju lokasi yang terbakar.

“Karena jaraknya jauh dengan lokasi, tentunya akses inilah yang akan dibuka Satgas. Kita juga mainkan waterbombing segera, supaya api tidak ke mana-mana,” kata Al Haris.

Selain itu kata Al Haris Satgas juga akan melakukan penyekatan untuk mengendalikan pergerakan api. Sebanyak lima alat berat akan diturunkan ke lokasi untuk membuka akses membersihkan kanal, serta membuat sekat bakar.Langkah itu dinilai efektip mencegah sementara agar kebakaran tidak berpotensi meluas mendekati permukiman warga.

“Kalau ini apinya melebar maka akan masuk ke pemukiman warga, repot nantinya. Banyak perusahan juga disana. Ada Jebus, Gedong Karya, Sungai Aur dan Sogo,” terang Al Haris.

Al Haris meminta seluruh personel Satgas Karhutla untuk fokus melakukan penanganan di kawasan tersebut dalam beberapa hari ke depan.

Selain pengerahan alat berat dan waterbombing, Satgas juga akan menambah personel serta membangun posko di dekat lokasi kebakaran. Posko tersebut nantinya menjadi pusat koordinasi sekaligus memudahkan pengawasan dan percepatan penanganan karhutla.

“Kita akan fokus beberapa hari ke depan di sini. Saya mohon kepada seluruh tim Satgas lapangan karena kondisi ini rawan,” tegasnya.(*)