Sekda Dilantik Bupati M. Syukur, Menjadi Ketua Dewas RSUD Kol. Abundjani

JurnalOne.com, BANGKO – Bupati Merangin, M. Syukur, bersama Wakil Bupati A. Khafidh, secara resmi melantik empat anggota Dewan Pengawas (Dewas) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolonel Abundjani Bangko, bertempat di aula RSUD, Jumat (17/04/2026).

Pelantikan itu, merujuk dengan Keputusan Bupati Merangin Nomor 93/DINKES/2026 terkait Perubahan Kedua atas Keputusan Bupati Merangin Nomor 259/RSD/2021 tentang Pengangkatan Dewan Pengawas pada BLUD RSUD Kolonel Abundjani Bangko Periode 2021-2026.

Sekretaris Daerah Zulhifni dilantik sebagai ketua, sekaligus merangkap menjadi anggota.Mashuri (Kepala BPKAD) sebagai Anggota, Zamroni, SKM sebagai Anggota; Ns. Yulianti, S.Kep sebagai Sekretaris.

Pada kesempatan itu, Bupati M. Syukur menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah sekadar formalitas administratif. Ia menegaskan bahwa keberadaan Dewan Pengawas merupakan instrumen vital dalam mewujudkan tata kelola rumah sakit yang baik atau Good Corporate Governance.

“Dewan Pengawas memiliki tanggung jawab besar untuk memantau, mengarahkan, dan mengevaluasi kinerja rumah sakit. Saya berharap saudara-saudara mampu menjadi jembatan yang efektif antara rumah sakit, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai penerima layanan,” ujar Bupati M. Syukur.

Bupati memberikan tiga pesan khusus kepada jajaran Dewas yang baru dilantik. Pertama, ia meminta agar Dewas menjadi mata dan telinga pemerintah yang objektif dalam mendeteksi masalah lebih dini agar tidak menjadi kendala serius dalam pelayanan.

Kedua, Bupati mengingatkan agar Dewas membangun sinergi yang harmonis dengan direktur dan manajemen RSUD. Menurutnya, Dewas harus memposisikan diri sebagai mitra strategis, bukan sekadar mencari kesalahan.

Terakhir, Bupati mendorong fokus pada peningkatan kualitas layanan melalui inovasi, terutama dalam menghadapi era digitalisasi kesehatan saat ini.

Kepada manajemen RSUD Kolonel Abundjani, Bupati meminta agar memberikan dukungan penuh kepada Dewan Pengawas agar fungsi pengawasan dapat berjalan optimal.

“Segera pelajari regulasi yang ada, lakukan pengawasan secara objektif, dan berikan masukan-masukan strategis demi kemajuan rumah sakit kebanggaan kita ini,” pungkasnya. (*)