JurnalOne.com, BANGKO – Aktivitas Pertambangan Emas Ilegal menggunakan alat berat saat ini tidak hanya menyasar kepada masyakat biasa sebagai pelakunya, namun perangkat Desa juga terlibat pada praktek haram tersebut, Minggu (08/06/2026).
Salah satunya, perangkat Desa Ngaol, Kecamatan Tabir Barat, Merangin, Jambi bernama Sardi Alpa alias Sadi. Dia diduga menjadi toke tambang emas ilegal mengunakan alat Excavator dengan merk Liugong yang sedang menggasak Sungai Batang Tabir tepatnya, di Desa Talentam.
“Sekarang tidak hanya masyarakat biasa yang bermain tambang emas ilegal menggunakan alat berat. Perangkat Desa juga lah terang terangan turut main, bahkan lah jadi pemodal.Tengok alat merk Liugong sedang mengeruk itu, Sadi perangkat Desa Ngaol pemodalnya,” ungkap NB (27) warga Talentam kemedia ini.
Menurut NB, usaha Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dilakoni Sadi didesa Talentam tersebut cukup terbilang berjalan lama.
“Lumayan cukup lama, dia (Sadi) bermain alat berat untuk emas ini. Hasilnya selama mengeruk isi Sungai Tabir di Desa Talentam ini cukup lumayan,”terang NB seolah tau pendapatan Sadi.
Sementara itu, yang amat disayangkan sampai berita ini diterbitkan Sadi belum bisa diminta keterangan. Karena dikonfirmasi melalui nomor Whatsappnya yang biasa digunakannya sedang tidak aktif.(*)
Repoter/Ir Syamil













