Baru di Bangun, Kualitas Proyek Pagar Kantor Perizinan Tuai Sorotan

JurnalOne.com, BANGKO – Kualitas proyek pembangunan pagar kantor perizinan terpadu Kabupaten Merangin, Jambi, jadi perbincangan hangat dipublik sehingga menuai sorotan panas, Kamis (02/10/2025).

Betapa tidak, meski sekilas tampak rampung, tetapi kegiatan menelan dana Rp 150  juta rupiah yang digelontorkan ABPD Merangin tanpa ada papan merk itu, terdapat banyak kejanggalan pada sambungan besi penopang pagar ditiang pagar.

Tak ayal, dampak dari hal itu membuat pembangunannya seperti dikerjakan asal asalan.Ironisnya, semua pagar yang sudah terpasang goyang gemulai seperti tidak ada kekuatan.

“Nampak proyek ini baru dibangun, tetapi pagar telah dipasang tidak kokoh, asal asalan. Lihat besi penopang tidak seberapa.Itu yang membuat pagar sudah terpasang tidak kuat dan mudah goyang,” ungkap salah satu petugas perizinan dilokasi.

Dikatakan sumber, tidak kuatnya posisi pagar yang telah terpasang juga diakibatkan kurangnya kualitas pengelasan diduga segaja dilakukan pihak yang memborong proyek ini.

“Itu pemyebabnya pagar itu goyang karena daya tahannya tidak ada. Kekuatanaya hanya beberapa titik dan cuma di las. pengelasannya juga tidak maksimal, bahkan ada juga yang tidak dilas,” tambahnya.

Sedangkan, salah satu petinggi  Dinas Perizinan diminta tanggapan terkait bobrok kualitas pembangunan pagar tersebut mengatakan mengenai hal tersebut pihaknya akan berkoordinasi lasung kepihak rekanan supaya hal itu dibenahi.

“Kalau begitu, nanti kita minta pihak rekanan benahi kembali proyek pagar tersebut,”singkatnya.

Sementara itu, pemborong asal (Rekanan-red), Sungai Manau bernama Boy dikonfirmasi media ini mengakui bahwa pembangunan pagar tersebut lemah, dan belum terpasang secara sempurna.

“Ya, memang kita akui pasangan pagar itu belum sempurna. Nanti itu semua kita rapikan, sekalian memasang pintu.Terimakasih infonyo, Insaallah setelah dipasang pintu di cek galo mano yang kurang las,” tukasnya.(*)

Penulis/Rafik