JurnalOne.com, BANGKO – Masyarakat Desa Muara Siau, Kabupaten Merangin, Jambi dibuat gerah gara -gara Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) milik Jon mengunakan alat berat penyebab Sungai Layang menjadi keruh tanah, sehingga tak sedikit warga kesulitan mendapat air bersih, Jum’at (19/09/2025).
“Sungai Layang lah sehancur hancur nyo dibuat alat berat Excavator Sumitomo milik Jon gara gara aktifitas tambang ilegal. Air sungai keruh dipantaknya, krisis air bersih dibuatnyo,”kata warga Muara Siau berinisial SM (43).
Dikatakannya, SM sangat sepakat dengan Surat Edaran (SE) Bupati Merangin menolak keberadaan PETI di Kabupaten Merangin.
“ Biar mafia PETI seperti Jon itu cari aktifitas lain.Dia yang dapat untung kita yang kena dampaknya,” tambah SM.
Sedangkan Jon dikonfirmasi media ini awalnya ditdak menjawab terkait konfirmasi media ini. Namun setelah ditelpon berulang kali baru dia mengangkat. Dia mengatakan ini siapa dan dari mana.
“Ini siapo..? Ketemu bae la Kito dak,”jawab Jon dengan singkat.













