Mantap, SMK Titian Teras Bungo Jadi Pusat Pendidikan Vokasi dan Pariwisata

JurnalOne.com, BUNGO – Kebijakan diambil Gubernur Al Haris pengembangkan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Titian Teras di Kabupaten Bungo merupakan pemerataan pendidikan, serta bertujuan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), bagi anak anak di Jambi wilayah barat, Rabu (06/08/2025).

Hal ini sebagaimana dikatakan Al Haris ketika meninjau SMK Titian Teras di Kabupaten Bungo bersama Bupati Bungo Dedy Putra, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi dan Kepala OPD bertempat di Bathin II Babeko, Kabupaten Bungo, Selasa (05/08/2025) sore petang.

“Awalnya lokasi ini direncanakan sebagai cabang SMA Titian Teras Jambi. Namun, Pemprov melakukan perubahan strategis dengan menetapkan bahwa SMA tetap berlokasi di Kota Jambi, sedangkan SMK dikembangkan di Kabupaten Bungo. Kebijakan ini sebagai bagian dari pemerataan pendidikan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah barat Provinsi Jambi,” kata Al Haris.

“Kami ingin memberikan kesempatan lebih luas bagi siswa-siswi dari Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur untuk melanjutkan pendidikan di Bungo. Dengan penguatan SMK, lulusan diharapkan bisa langsung memasuki dunia kerja atau melanjutkan ke perguruan tinggi,”tambah Gubernur Al Haris.

Ditegaskan Gubernur, SMK Titian Teras akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas workshop serta lima konsentrasi keahlian, seperti agribisnis dan lainnya. Nanti ditijya meminta dukungan dari kementerian terkait guna pengembangan fasilitas pendukung.

Sementara, Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Harmonis, mengatakan tahun ajaran 2025–2026, SMK Titian Teras Bungo akan menerima 100 siswa baru. Saat ini, jumlah siswa yang terdaftar dari kelas X hingga XII mencapai 245 orang, dengan konsentrasi keahlian meliputi Agribisnis Perkebunan, Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Teknik Sepeda Motor, serta Desain Komunikasi Visual.

“SMK ini berorientasi pada siswa yang kurang mampu, dengan konsep membekali keterampilan agar mereka dapat hidup mandiri setelah lulus. Berbeda dengan SMA yang berfokus pada pendidikan akademik, SMK memberikan bekal praktis yang langsung bisa diterapkan di dunia kerja,” jelas Harmonis.

Harmonis melanjutkan bahwa Pemprov Jambi juga merancang pendirian sekolah Pariwisata dengan program D3 di Jambi sebagai bagian dari upaya menciptakan SDM unggul di sektor pariwisata. Berdasarkan data kunjungan wisatawan pada 2024, terdapat 5 juta wisatawan Nusantara dan 12.000 wisatawan asing yang melewati Bungo, menjadikan daerah ini sebagai salah satu pintu masuk utama wisatawan ke Provinsi Jambi.

“Kami melihat Bungo sebagai daerah strategis untuk pengembangan SDM pariwisata. Kajian pembukaan konsentrasi pariwisata di SMK akan segera dilakukan, termasuk kesiapan guru dan sarana pendukung. Jika hasil kajian mendukung, program ini akan dimulai dalam waktu dekat,” tambahnya.

Sebagai proyeksi, SMK Titian Teras Bungo ditargetkan menerima 150 siswa baru tahun depan, sekaligus menandai peningkatan signifikan angkatan kedua sejak pendiriannya. Dengan semangat pemerataan dan inklusivitas, sekolah ini diproyeksikan menjadi pusat pendidikan vokasi unggulan di wilayah barat Jambi.(*)

Sumber/Kominfo Provinsi Jambi