Gelontorkan Anggaran Rp 9,5 Milyar ke Petani Bungo, Buktinyata Gubernur Al Haris Dukung Program Ketahanan Pangan

JurnalOne.com, BUNGO – Memang sungguh luar biasa komitmen Gubernur Al Haris, dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Kota dalam Provinsi Jambi, Rabu (06/08/2025).

Banyak sekali anggaran digelontorkan agar program tersebut tercapai, dan hasilnya bermamfaat bagi masyarakat.Salah satunya, Kabupaten Bungo, sedikitnya Rp 9,5 Milyar mendapat suntikan dana dari Gubernur Al Haris.

Penyerahan bantuan itu, dilakukan pada kegiatan Tanam Padi Sawah MT. III dan penyerahan Alat Panen Combine Hasvester di Kabupaten Bungo, di Dusun Bukit Sari, Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo, Selasa (05/08/2028) petang.

Anggaran telah salurkan itu  berupa kegiatan Oplah Rawa Tahun 2024 seluas 630 Ha dengan nilai Rp.2.898.000.000,Oplah Rawa Tahun 2025 seluas 326 Ha dengan nilai Rp.1.499.600.000, Oplah Nonrawa Tahun 2025 seluas 1000 Ha dengan nilai Rp.4.600.000.000, serta SID Cetak Sawah Tahun 2025 seluas 915 Ha dengan nilai Rp.594.750.000.

Bayangkan, tidak hanya itu, Al Haris juga memberikan bantuan benih padi seluas 3.790 hektar meliputi Benih Padi Hutrizinc seluas 500 hektar, Benih Padi Inbrida Kegiatan Reguler seluas 1947 hektar, Benih Padi Inbrida Kegiatan Oplah seluas 559 hektar, dan Benih Padi Lahan Kering seluas 784 hektar.  Ditambah lagi, 2 unit Combine Hesvester untuk kelompok tani Serbaguna Dusun Bukit Sari dan kelompok tani Bekarya Dusun Bukit Sari Kecamatan Jujuhan Ilir.

“Ini merupakan komitmen nyata Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperkuat ketahanan pangan, sejalan dengan program nasional. Keseriusan negara dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan seperti beras dan jagung. Para petani sebagai ujung tombak produksi pangan nasional harus memanfaatkan peluang ini dengan mengajukan kebutuhan mereka secara konkret dan tepat waktu,” sebut Al Haris.

Al Haris mengapresiasi masyarakat Jujuhan Ilir, telah mempertahankan lahan sawah ditengah gencarnya ekspansi kebun kelapa sawit. Upaya mempertahankan lahan pertanian pangan ini merupakan bentuk kontribusi langsung terhadap keberhasilan program ketahanan pangan nasional. Pemerintah perlu terus mendukung dan memberi insentif kepada daerah-daerah yang berkomitmen menjaga keberlanjutan sawah produktif.

“Saya sangat senang melihat kondisi sawah kita disini bisa bertahan walau sebagian ada alih fungsi, masih ada sawah di tengah-tengah sawit. Ini sangat bagus sekali ditengah Pemerintah fokus menuju swasembada pangan. Kepada seluruh petani, penyuluh dan semua pihak yang telah bekerja keras dan berkontribusi sehingga panen padi sawah ini berhasil. Saya berharap sinergitas dan kolaborasi semua pihak dapat semakin meningkat ntuk mengoptimalkan potensi besar Provinsi Jambi mendukung ketahanan pangan berbasis padi, baik demi negeri Jambi yang sejahtera maupun bangsa yang berdaulat pangan,”tambah Al Haris.

Pada kesempatan itu, Bupati Bungo Dedy Putra menunjukkan kesiapan dan semangatnya  bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jambi. Hal ini menjadi modal sosial dan politik yang penting dalam mempercepat program ketahanan pangan di daerah.

“Dengan adanya komitmen dari semua pihak, swasembada pangan bukan sekadar wacana, tetapi menjadi tujuan yang dapat dicapai melalui kerja bersama, perencanaan matang, dan kebijakan berpihak pada petani serta keberlanjutan lahan pertanian,”tukasnya (*)

Sumber/Kominfo Provinsi Jambi