Kurir Shabu Asal Desa Kapuk Tabir di Tangkap

JurnalOne.com, BANGKO – Seorang kurir sabu AO (15), asal Desa Kapuk Kecamatan Tabir Ulu, Merangin, Jambi ditangkap Satuan Resnarkoba Polres Merangin, Kamis (25/04/2024).

Hal ini diungkapkan Polres Merangin AKBP Ruri Roberto saat dikonfirmasi media ini.Kata Kapolres AO diringkus sekitar Selasa (23/04/2024) malam, sekira pukul 23.00 Wib dijalan persawahan tepatnya di RT. 05 Desa Mampun Baru Kecamatan Tabir.

“Ya, kita berhasil amankan tersangka penyalah narkoba jenis sabu.Peran pelaku sebagai kurir, dia cuma mengambil upah disetiap transaksi dengan jumlahnya berpariasi. Selain itu juga tersangka dapat menggunakan sabu secara gratis,” ungkap Kapolres.

Disebutkan Kapolres, tersangka saat ini sedang dilakukan pendalaman terkait dari mana barang haram tersebut didapat, dan siapa-siapa saja pernah memesan barang haram tersebut.

“Lagi dilakukan penyidikan dari mana barang haram itu didapat dan kesiapa saja barang tersebut diorder,” singkat Kapolres.

Selain itu, sebut Kapolres dalam penangkapan tersangka aparat juga menyita barang Bukti. Diantaranya,satu buah plastik klip ukuran kecil berisi kristal bening diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto 0,30 gram.

“Kemudian, satu buah Hp android merek Vivo warna biru beserta sim cardnya, satu buah kotak rokok merek sampoerna warna putih, dan satu unit SPM Yamaha Nmax warna hitam tanpa nomor polisi beserta kunci kontaknya,” tegas Kapolres.

Dilanjutkan Kapolres, penngakapan bermula, dimana tim Macan Sat Resnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa kerap terjadi peredaran narkoba jenis sabu di persawahan yang terletak di Desa Mampun Baru Kecamatan Tabir.

“Dari iformasi itu, selanjutnya tim langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan. Sesampainya, anggota mendapati seorang remaja sedang melintas dijalan persawahan. Lalu digeledah, dan ditemukan satu buah kotak rokok yang berisikan paket narkoba jenis sabu dikantong celana milik tersangka.

“Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku, sabu tersebut adalah miliknya dan tersangka juga mengaku bahwa sering mengambilkan sabu untuk orang lain,” imbuh Kapolres.

Selain Kapolres, Kasubsi Penmas AIPTU Ruly juga membenarkan penangkapan tersebut. Kata Ruly, tersangka saat telah diamankan oleh Sat Resnarkoba.

“Pelaku merupakan anak dibawah umur, sehingga penangannya juga secara khusus. Saya belum harap peran keluarga dan masyarakat sangat penting dalam pengawasan terhadap anggota keluarganya agar tidak terjerat dengan barang haram tersebut,” tegas Ruly.

“Ya, Tersangka ini merupakan anak dibawah umur sehingga penangannya juga secara khusus, oleh karena itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangin narkoba, sekecil apapun informasi diberikan terkait penyalahgunaan narkoba dapat menyelamatkan generasi muda kita,”Sebut Ruly.

“Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya terhadap tersangka dikenakan Primeir Pasal 114 ayat (1) Subsideir Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, ancamannya di atas lima tahun penjara,” tandasnya.(*)

Penulis/Editor/Rafik

Sumber/Humas Polres Merangin